Friday, 13 February 2026
Wednesday, 7 January 2026
Berburu spot dan kuliner di Aceh Heritage Vintage
Saya dan Mei Kembali melaju cepat kala menyadari rintik air membasahi bumi, gerimis pelan tanpa mantel membuat kami tak kuyup tapi tetap tak nyaman kalau tak sampai terus ke tempat yang dituju, sialnya sebagai si perdana ke tempat tersebut kami hampir kelewatan dengan klakson berulang dari Kawan yang memperingatkan, dan taraa sebuah gerbang tinggi menutup setengah penampakan dalam yang membuat kami tak sadar inilah tempat yang dimaksut. Seperti nama cafenya Aceh Heritage Vintage, perjalanan kedatanganpun disambut dengan rumah panggung yang di hias ornamen khas simobolik aceh dengan bendera merah putih berdiri kuyup di depanya, gerimis semakin keras menampar helm yang membuat saya langsung bergegas membuyar lamunan untuk mencari parkiran di tempat yang super padat merapat dengan mobil dan motor. Feeling saya tempat ini pasti dimeriahkan oleh turis luar daerah seperti Jakarta atau sekalian bule mancanegara.
Berkelana seharian dalam misi
berburu spot mewah dan alami di sabang membuat saya dan teman kelaparan kala
perjalan pulang. Setelah sekian kalkulasi dana dan waktu ternyata kita masih
bisa berburu tempat makan sebelum sapa pamit undur dari kota yang mega dengan
penampakan safa tersebut. Ya akhirnya kami menuju ke destinasi terakhir yang
terkenal selain kulinernya tapi juga alamnya yang bikin candu. dan benar
saja, penampakan pertama kala memasuki keruangan adalah sepasang bule dengan
celana pendek yang duduk santuy, mata saya langsung berburu spot nyaman untuk
regu yang berjumlah enam orang, agak kesulitan melihat tempat penuh hura hara
manusia diliburan di akhir pekan, sesosok Wanita dengan baju penganti terlihat
di bilik seberang sedang berpose postwedding, view mendukung sekalipun hujan
terlihat bagus dengan konsep indoor maupun outdoor ditempat sini. Pantesan semua
merekom tempat ini terlepas dari makanan yang belum dirasakan yang pasti untuk
penampakan sudah
Akhirnya
kami menepati spot pojokan yang menjadi tempat paling aman untuk kursi 6 orang.
Posisi tepat disamping ruang dapur membuat aroma beragam hidangan tercium
semerbak, penampakan hujan yang perlahan membudar membuat suasana Kembali membaik,
sekalipun terlihat banyak turis luar negeri namun pelayanan bergerak gesit
tanpa melihat penampakan orang kami yang bakal terlihat patungan nantinya ckckc,
Benar-benar membuat nyaman untuk service dengan harga yang dihitung masih aman
untuk kawasan café yang cukup mewah penampakan.
Pada akhirnya setelah berkutat diskusi singkat, kiblat makanan kami jatuh ke pizza lagi. Dengan harga 70an dan beragam menu tambahan layaknya kentang goreng untuk makan jamaah akhirnya sajian makanan terhidang pada meja berbentuk tak bundar tersebut. Pesanan siap kala matahari Kembali riang , seakan mendukup mood perjalanan kami yang bakal berakhir setelah ini, potongan pizza yang lumer tak pelit toping benar-benar bikin kenyang untuk satu potongan saja tanpa menyentuh kentang lagi, entahlah untuk teman saya yang lain, tapi memang lambung saya seakan sangat membatasi setiap sisi untuk menerima banyak energi.
Kenyang makan waktu berburu spot berlanjut, beragam penamakan dan hiasan membuat mewah pengambilan gambar, ayunan yang bisa digunakan untuk berswapoto kadang terlihat penuh sampai harus ditungguin, sembari menungu teman berselfie riang di didepan cermin yang tertata tepat disamping ayunan, pegambailan video dan gambar benar terlihat tak melelahkan dengan beragam spot posisi yang diusahakan.
Aceh
heritage vintage sendiri merupakan sebuah café yang terletak di Jl. H, Agus Salim
No.2, Ie Meulee, Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Tempat ini bukan sekedar kaya
akan view alamnya yang mempesona tapi juga kayak akan kearifan local dari
beragam segi, mulai dari kulinernya yang cukup bervariasi sampai ornament pelengkap
khas aceh yang cukup bikin tempat jadi terlihat autentik. Untuk menu sendiri
juga tidak dibatasi pada khas kuliner khas aceh sebagai bentuk memperkenalkan aceh,
tapi juga beragam makanan fastfood familiar seperti pizza spaghetti, capcay,
sampa tomyam untuk para turis dari local aceh yang sudah familiar dengan kuliner
aceh dengan pengen coba menu lain. Baca juga wisata alam bagi pecinta buku dan laut
Untuk
konsep rumah aceh yang terlihat di aceh pada gerbang masuk sendiri faktanya
juga bisa di masukin dengan Beragam sajiah khas penampakan aceh, infonya itu adalah
tempat shalat yang diluar ekspetasi saya sendiri. Tempat parkirpun gratis dengan
posisi café tersebut yang juga masih berada pada Kawasan yang sama dengan resort, memang benar-benar hoki menemukan
tempat dengan paket lengkap seperti ini, terkhusus tempat cukup popular hingga
kini dan rame didatangi turis asing tapi tidak tebang pilih pada turis local yang
pesan makanan patugan lagi wkwk Akhirnya
kami pulang dengan kenyang perut, photo di galeri yang menimbun.
#travelkuliner #wisataaceh #sabang #resort#acehheritagevintage
Tuesday, 23 December 2025
Ketika fitnah jadi hukuman mati : Membaca Witch Hunt lewat film “The stoning of Soraya”
Ini Adalah salah satu dari sekian
banyak film yang cukup emosional bagi saya kala pertama kali menontonnya
terkhusus lagi kala sadar jikalau film ini dari kisah nyata. Film ini berakhir
saya rewatch lagi untuk saya review di blog setelah sekian lama mengendap terkubur
diingatan.
The Stoning of
Soraya Adalah film yang diadopsi dari sebuah buku yang berjudul “La Famee
Lapidee” yang berarti The stoned Women karya jurnalis
prancis iran “Freidoune sahebjam” buku tersebut merupakah kisah nyata
yang terjadi pada tahun 1986 negara Iran. Film ini akhirnya berhasil di rilis
pada tahun 2008 sekalipun sempat mendapat larangan penayangan di
sejumlah negara timur Tengah.
Adapun alur kisahnya
menceritakan tentang kondisi yang tidak stabil dengan Wanita sebagai objek
misoginis dan korban dari praktik patriaki kala itu yang terjadi di desa
Kuptan e Malu, Iran. Kisah dimulai dengan Soraya sebagai pemeran utama yang
menjadi seorang ibu dari 2 anaknya dengan bersuamikan seorang lelaki yang kebelet
nikah lagi, setelah segala kekerasan dan polemik yang telah dia lakukan kepada
istrinya, ia tidak mau menalak istri untuk menikah lagi karena akan ada tanggung jawab anak, nafkah iddah dan mut'ah jadi pihak si laki merasa rugi.
Kondisi
semakin rumit Ketika posisi daerah yang kental akan patriaki ini ternyata tidak
berpihak kepada wanita, beragam cara dilakukan sang suami agar bisa berpisah
dengan istri dengan aman ataupun tak aman.
Ia bahkan berani mengambil resiko dengan cara mengfitnah istrinya, scenario terburuk yang bisa membuat istrinya
juga meninggal karena hidup di negara yang menerapkan hukum islam (rajam) demi
bisa menikahi “wanita daun muda” yang jadi incaranya. Parahnya, sekalipun
beresiko besar yaitu sang suami jikalau ketahuan berbohong bisa ikut dieksekusi,
namun ia tetap tak bergeming dengan tekadnya
itu, bahkan sebaliknya kini ia semakin bertindak berani. Terkhusus melihat
posisi wanita tak punya suara di daerah tersebut untuk membela diri.
"Ketika fitnah menjadi hukum. “Rajam dan api unggun”
Saya yakin ada
banyak pro kontra dengan film ini dengan segala asumsi yang bertebaran liar. Pastinya
ada yang menyebut film ini kospirasi untuk menjatuhkan islam atau alat propaganda
baru kepentingan beberapa pihak yang ditambah drama berlebihan agar lebih
tragis. Padahal itu adalah kejadian pelaku yang memanfaatkan agama dan itu juga
terjadi di agama lain, selalu ada spesies yang sama. Karena
faktanya pada zaman Rasulullah pun rajam sngat jarang terjadi bahkan ada yg menyebut dua kali satu kasus ma'iz dan satu lagi kasus wanita yang hamil yg cukup familiar di telinga kita, itupun pengakuan dari pelaku sebagaiamana poisisi wanita itu sendiri yang datang meminta di rajam setelah mengaku
berzina, bahkan posisi kala itu nabi tidak langsung menerima pengakuannya dan
memalingkan wajah, Wanita ghamidiyah tersebut datang berulang kali dan
bersikukuh sampai memberi tahu ia telah hamil. Sebagaimana termaktub dalah hadis Dari budaidah
r.a
“Mengapa
engkau menolakku? Mungkin engkau ingin menolakku seperti engkau menolak Ma’iz,
Demi Allah aku hamil.”
Akhirnya Rasulullah
meminta ia melahirkan anaknya dulu dan bahkan setelah melahirkan ia Kembali meminta
dirajam Rasulullah menyuruhnya untuk menyusuinya dulu sampai anak berumur dua tahun baru setelah semua tuntas ia bertanya Kepada penduduk siapa yg berkenan merawat anak tersebut untuk memastikan kondisi, sang wanita benar-benar
telah selesai dengan semuanya urusan dunianya dan kekhawatiran terhadap kondisi masa depan anaknya pudar. Sejauh itu perlakuan islam memastikan keadaan anak ia kedepannya. Bahkan bukan sekedar terpenuhi hak sebagai wanita tapi juga diberi kesempatan menjadi ibu kala itu. Sehingga tidak bisa dijadikan landasan film ini untuk
menjatuhkan islam karena praktiknya misoginis tubur liar di setiap wilayah tanpa
melihat penganut daerah tersebut, contoh di negara bukan penganut muslimpun
seperti eropa misoginis dan pratriaki tubur subur. Sehingga akan mudah kita
temukan orang memanfaatkan agama hingga budaya dalam menekan wanita jikalau mau
diselidiki. Baca juga Review movie "The great kitchen" Cara membungkam wanita
Adapun sebagai Contoh di negara eropa tepatnya di kisaran 1400-1750 dengan puncaknya di kisaran 1550-1650 dimana muncul istilah witch hunts untuk menyingkirkan mereka yang dituduh sebagai penyihir dengan korban 78% Adalah Wanita dengan status janda, Perempuan tua, Perempuan miskin sampai Perempuan yang vocal, diperkirakan ada sekitar 40.000–60.000 orang yg jadi korban. Kejadian ini terjadi paling parah di Kawasan Eropa yaitu jerman, swiss, perancis skotlandia, belanda, eropa timur dengan pemicu utamanya yaitu wabah penyakit (black death), agama, patriaki dan buku Malleus Maleficarum, dimana berapa point yang ditonjolkan dalam buku karya Heinrich Kramer tersebut ialah, penyihir kebanyakan Perempuan, mereka mudah tergoda, dan emosional. Buku tersebut bahkan memberikan penjelasan gimana cara menyiksa agar mengaku dan mematikan para penyihir agar tidak bisa bangkit lagi entah dengan cara digantung, ditenggelamkan atau sampai dibakar. ya begitulah misoginis membunuh perempuan. Maka tak heran ada yang menyebut fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan kan?
Dari penyihir hingga penzina pola yang sama untuk mengfitnah Wanita.
#reviewmovie #film #rekomendasifilm #movie #iran #girlzone
Saturday, 13 December 2025
Review Buku Selimut Debu “Membedah negara Thaliban”
Siapa yang tidak tahun negara afghanistan,
sebuah negara yang cukup terkenal karena perang suburnya dan dengan thaliban
sebagai laskar khasnya. Negara ini memang familiar ditelinga banyak orang, tapi
tak banyak yang tahu jikalau negara ini pernah menjadi negara suci umat budha
sedunia layaknya umat muslim dengan kota mekkahnya.
Saya
benar-benar tidak menyangka banyak insight baru setelah baca buku setebal
400an halaman ini. Perjalanan Agustinus ke negara berselimut debu
benar-benar utasan dengan beragam kejutan baru yang perdana saya dengar sebagai
contoh, para thaliban mengharamkan makan dengan menggunakan meja dan kursi agak
ekstrim kedengaranya. Syukurnya itu berupa
pengalaman dulu jadi dengan sekarang pastinya sudah berbeda Ketika negara ini
perlahan mulai berani membuka tirainya.
Buku selimut debu ini Adalah perjalanan era
awal 2000an Dimana batas akses ke negara yang dihujani perang ini cukup
terbatas informasi dan internary. Perjalanan Panjang agustinus sang penulis
cukup menarik untuk disimak dengan nuansa thaliban yang masih sangat kerasa
kala itu, bentuk cerita story tellingnya benar-benar mengalir rapi walau tidak
ada daftar isi yang memilah bagian perbab seperti normalnya buku. Minusnya
Jumlah gambar yang ditampilkan terhitung sedikit tapi kaya dengan deskripsi
sehingga memperluas imajinasi.
Siapa yang tidak tahu thaliban, sebuah laskar yang berhasil mengusir pasukan uni soviet dengan kekuatan imam dan taqwa. Kemuculannya sempat dijadikan pahlawan sampai berlarut waktu berubah menjadi ketakutan. Nyatanya di awal keberadaan thaliban cukup aktif merekontruksi aturan untuk segala kasus criminal, pemerkosa dan kejathatan berkurang namun berlanjut dengan aturan ketat lain yang membuat ruang gerak Masyarakat umum juga jadi kecil. Music haram, Wanita wajib memakai burqa dan bahkan disembunyikan dirumah.
Bagi sebagian orang
perlakuan ini adalah cara melindungi Wanita walau opsinya dengan mengurung
mereka di rumah atau keluar wajib dengan mahram. Namun faktanya kejahatan tetap
tidak berhenti Dimana tetap lelaki sebagai pelakunya lagi. Tidak dapat
perempuan kali ini lelaki muda yang terlihat mulus menawan jadi incaran. Ada sebuah adat yang menargetkan anak lelaki
muda sebagai pelampiasan tradisii ini terkenal familiar di kalangan Kandahar
namun tidak menutup kemungkinan di daerah lain yang merambah sampai ke negara
tetangga di Peshawar Pakistan. Namanya bachazbazi tradisi haram ini bahkan
enggan diakui walau faktanya bersimbah bocah yang jadi alat permainannya. Kata bachabazi
sendiri diambil dari dua kata bacha yang berarti bocah dan bazi
bermain sederhanannya bisa dikatakan bermain dengan bocah untuk kesenangan
untuk berdansa bahkan sampai tahap segs ada juga yang bahkan punya bocah
peliharaan yang versi kita ani ani simpanan untuk kesenangan bedanya ini kasus
sejenis. Entah bagaimana berkembang suburnya praktik homo di negara yang
dimeriahkan hukum syariat disini tapi
tidak bisa di jadikan alasan karena wanita dikurung, karena kasarnya ponny,
seekor orang hutan yang dijadikan psk di
kalimatan adalah bukti ada atau tidak adanya Perempuan lelaki yang tidak
mengontrol diri bisa seperti babi liar alias semua di trabas.
Saking larisnya cerita ini bahkan ada yang menyebut jikalau menemukan uang jangan sembarangan membungkuk untuk mengambilnya karena dengan membungkuk dianggap sama saja memberi izin untuk ditrobos lewat belakang. Agustinus sendiri pernah dua kali menceritakan pengalaman yang membuatnya hampir menjadi korban pelecehan oleh lelaki ditambah satu kali berhasil diremes amunisinya oleh lelaki kala pemeriksaan bahkan pada satu cerita lain ia menuturkan “Berbeda dengan di Peshawar yang mana dalam sehari saya bisa mengalami lebih dari sekali pelecehan” Setingkat laki-lakipun tidak aman posisi.
Negara
tetangga selayaknya Pakistan hingga iran juga ikut di mention banyak dalam
perjalanan kali ini, walau bukan membidik secara spesifik pada negara iran atau
Pakistan namun penampakan negara yang terbuka uluran tangan untuk menolong
saudara yang sedang konflik tersemat cukup membantu memahami kondisi
politicalnya. Belum lagi cerita tentang raja Amanullah yang sempat mencoba
mengsekulerkan negara thaliban dengan mengikuti arah kiblat turki layaknya ratu
nya yang melepas kerudung dan aturan lain yang mendukung kearah kebijakan
sekuler, namun kisah ini hanya bertahan beberapa tahun saja hingga kudeta
dilakukan (1919-1929). Pihak presiden partama M daud juga mencoba memulai
program moderanisasi dengan pengurangi penggunaan hijab. Namun tidak ada yang
serta merta berhasil.
Membaca buku
ini benar- benar kompleks dalam membedah negara yang berselimut debu ini, buku
terbitan 2010 tersebut menjadi salah satu buku best sellernya setelah beragama
perjalanan mengerikan yang telah dilewatin. Setelah berhasil dituangkan dalam
bentuk buku, nyatanya 400 halaman terlihat singkat setelah baca buku ini. Ada
banyak sekali intisari menarik yang bisa dijadikan ibrah terlepas dari sisi
gelap negara yang kayak history juang ini faktanya negara ini pantang di jajah
harga diri yang layak untuk di banggkan walau luluh lantak penampakan
#reviewbuku #selimutdebu #afganistan #thaliban #mujahidin
Thursday, 27 November 2025
Banjir kali ini salahin siapa lagi?
![]() |
| Banjir di kawasan Aceh, Kembang tanjong, beureunuen |
Namun sejujurnya
untuk Kawasan aceh dan Sumatra utara yang berada pada tepi Kawasan ekstrim
memanglah akhir tahun selalu disambut dengan cuaca begini. Hujan dan petir yang
bersahutan memang menjadi penutup akhir tahun yang sebernarnya sudah normal, namun siap duga sampai banjir longsor separah kali ini bahkan ada 30 korban
yang meninggal yang telah ditemukan di Kawasan sumatra. Tentu timbul pertanyaan…
kenapa bisa begini.
![]() |
| Penampakan hutan Aceh melalui satelit |
Harus bagaimana kini? Menyalahkan konser lagi
atau rakyat atau para pengusaha kapitalis atau bahkan pemerintah sendiri yang merongrong semua alam kita untuk memperkaya
diri. Sementara itu, gajahpun kini mengungsi diusir sebagai tuan rumah asli yang
telah semakin minoritas posisi. Seperti kisruh keributan di taman nasional tesso nilo. Padahal posisi harimau yang sudah berulang kali
keluar dari hutan saja sudah jadi pertanda jikalau habitatnya telah rusak
parah, babi yang rantai makanan harimau dimusnakah oleh kita karena di anggap hama,kambing
hutan diburu dan sembelih, harimau akhrinya mati dijerat kala keluar kebun dan
memangsa ternak warga. Akhirnya hutan lebih leluasa di bedah karena tidak ada
predator alami lagi. Pada akhirnya alam sendiri yang ambil sikap, sepertinya
memang benar azab tapi bukan konser sebagai kambing hitam.
#Bencanaalam #sumatra #sumbar #aceh #sumut
Tuesday, 25 November 2025
Why we never hear men support men?
Why do we rarely hear the phrase “men support men”? Why does it feel almost taboo to talk about male solidarity, while “women support women” is widely celebrated and highly visible? On TikTok, the hashtag #Womensupportwomen has over 118K uses, yet #Mensupportmen barely reaches a few thousand. The difference is huge—and it raises an important question: What’s happening with men?
After digging deeper into this topic, I found several reasons why male support is rarely seen, rarely talked about, and often misunderstood.
1. Many men are raised to be emotionally restricted
From a young age, boys are often told things like:“Don’t cry, be tough,don’t act soft.” Parents usually believe they are preparing their sons for a harsh world, but the result is the opposite: boys grow up with very limited space for emotional expression. Showing vulnerability is seen as weakness, so they learn to hide it. Meanwhile, girls are generally encouraged to express their feelings, seek comfort, or cry when they need to. This early emotional conditioning shapes how men relate to each other as adults.
2. Male friendships discourage emotional connection
In many cultures, male friendships come with strict, unspoken rules. Men are expected to act strong even when they’re struggling. Showing affection—like crying together or giving emotional support—is often mocked as “too soft” or even “gay.”
On the other hand, women freely compliment each other, comfort each other, and openly show love. A woman telling her friend “You look great today, i like your outfit, tell me if u feel unwell, is normal. But if a man says that to another man, he risks being teased. This social stigma limits how men support each other.
3. Society pushes men to compete, not connect
Men are taught to measure their worth through dominance—being the strongest, the toughest, the smartest, the most “alpha.” When competition becomes the culture, solidarity becomes rare. Instead of collaborating, many men feel they must prove themselves all the time, even in front of their closest friends.
4. Men fear looking weak—especially to other men
Research shows men fear judgment from other men more than from women. They stay silent even when they badly need help. They don’t talk, don’t ask, and often carry the burden alone. This silence contributes to rising mental-health issues among men worldwide.
5. Male support does exist—it's just invisible
Men often support each other quietly, helping without asking questions,showing up when needed listening without emotional language but because the support is silent and non-verbal, people rarely notice it. Society expects emotional displays as signs of support—something men are discouraged from doing.
So why is “men support men” so rare? Not because men don’t care.
Another reason why men support men looking a little bit in social media is not because they don’t want to support each other. But because traditional masculinity punishes vulnerability, and emotional connection is treated as a threat to a man’s identity. When the culture teaches men to hide their feelings, it’s no surprise that male support becomes invisible and underrepresented.
1. . They support each other with silent. Like show up without talking too much or being
reliable but since it’s not verbal, it often goes unnoticed because show
emotional as men is taboo so that's why the hastag unpopuler like womensupportwomen..
How do we change this? We start by creating environments where men can speak honestly without being mocked. When society stops ridiculing male vulnerability, men will finally have permission to show care openly—just like women do. And when that happens, “men support men” could become more than a rare hashtag; it could become a normal, healthy culture where men uplift each other instead of competing for strength.
Men deserve support too. They just need the space to show it
#womensupportwomen #mensupportmen #hastag
Friday, 1 August 2025
In this economy and still got a relationshitt?
Malam ini saya tidak bisa tidur, bukan karena relationshit tersebut, tapi karena kebangun setelah ketiduran akhirnya saya membuka leptop untuk mengejar bw dan berapa task yang belum saya tuntaskan. Perilaku ini memang menjadi salah satu habit kalau kebangun wkwk harusnyakan salat tahajud dulu ya (kencangin doa mana tahu besok dapat rejeki nomplok haha), tapi lucunya saya milih buat belajar karena otak refresh kalau belajar jam 1 malam keatas.

Namun ada beberapa hal yang tiba-tiba terlintas dan menganggu saya dalam belajar kerja jam segini adalah "pikiran saya" jujur saya typekal orang yang ovethinking pada banyak hal. saya selalu mempersiapkan segala hal dan kemungkinan buruk biar gk terlalu terpuruk kalau tidak sesuai ekspetasi, mungkin kastanya saya saya kelewat hati-hati miikiran segala hal di usia yang sudah bukan remaja lagi bahkan padahal yang remeh dan gk penting-penting aman. dimana sehari sebelumnya saya saya sedikit berkonflik secara tidak langsung dengan teman saya yang akhirnya membuat saya delete no nya dan sekarang kepikiran apa blokir saja ya dia? ini karena dia blok igeh saya dengan alasan yang agak nyeleneh yaitu karena saya gk nyambung waktu diajak chat selalu kabur topiks kala saya konfir langsung di WA dan dari apa yang saya tangkap dia kesal karena dia pengen tahu tentang saya tapi saya selalu menghindari topik berat. bahasa sederhananya pdkt tapi gk berhasil mungkin yak. yaaa mau gimana di era gedubrak sekarang mode survive jadi on gk bisa mikir relationship. wkwkw
In this economy
Belakang ini indonesia di warnai dengan berita yang bikin ngelus dada, tanah yang tidak digunakan dua tahun diambil pemerintah, pajak naik di beragam sektor, berita korupsi yang selalu bermain di angkat triliyunan, sampai semua transaksi digital diawasi kini. Pokoknya gk ada cela buat tenang di pemberitaan, belum lagi info kalau rekening bank nganggur lebih 3 bulan bakal di di blokir, duh agak gimana ya.. bikin emosikan jadinya. Mau nabung manual atm mati, mau di bank di intip total sama pemeritah, masalahnya kalau pajak kencang negaranya maju sepeerti switzerland gakpapa sih, tapi ini beritanya malah korup mulu jadi trust issue kan ke pemerintah sendiri. mana lihat negara tetangga bagi-bagi uang lagi buat rakyatnya, gimana gk iri dengki coba. Akhirnya mosi tidak percaya muncul lagi, tagar dan tren sosial media yang menunjukan sikap muak tumpah ruah di semua platform bahkan di kala mau merayakan ultah indonesia yang ke - 80 bulan ini, orang-orang malam memilih meramaikan bendera bajak laut one piece ketimbang merah putih.
Tren in this economy pun muncul kepermukaan, istilah ini lahir untuk mengambarkan kondisi ketidakapstian ekonomi yang membuat kita yang sudah melarat ini jadi makin sekarat lagi. beragam meme dan nasihat petuah bijak muncul yang benar-benar jadi sarana refleksi economi yang alih-alih makin bobrok lagi. Segala videos bisa buat kita ketawa sekaligus menangis karena relate di aplikasikan di kehidupan. Bener emosi pokoknya. gak heran sih angka pernikahan turun orang sibuk mikirin makan besok aja udah sesak nafas, gimana mikir pampers dan susu yang sekali beli harga diangka ratusan wak... gak sempat mikir relationship pokoknya.
Relathionshitt
Kembali ke awal, saya pernah diskusi ringan dengan teman saya di usia yang juga memasuki angka sensitiv untuk tinggal di kampung, namun sekarang dia benar-benar persetan dengan relationship, kala ditanya dulu awal usia 26 kala ingin lanjut s2 memang agak terbesit khawatir telat nikah tapi sekarang kiblatnya duit-duit or rumah, dan lulus cpns wkwk. Saya tidak tahu gimana perantauan membuka pikiran dia sekarang menjadi tidak vintage lagi, tapi yang pasti kehidupannya di kota yang tidak slow living menjadi salah satu faktor selain kenak prank sama abang-abang helm putih sepertinya wkwk.
Kondisi lain, sekalipun saya tidak tinggal di kota metropolitan pikiran saya juga terikut arus dengan segala kemungkinan buruk, seperti di awal saya juga khawatir dengan banyak hal yang sudah dan kemungkinan bakal terjadi, memang tinggal di kampung tuntutannya gk terlalu meriah seperti dikota. ya... mentok2 wanita harus segera menikah atau nanti expired. Namun, di era sekarang segala kemungkinan buruk bisa terjadi, semisal wanita hari ini punya porsi yang setara dengan laki-laki dalam hal bekerja, kalau harga diri laki-laki adalah bekerja maka wanita pun dipandang rendah kalau tidak bekerja. Yang paling mengherankan status sunnah membantu suami juga menjadi wajib (sekalipun mungkin suami yang nyuruh keluar kerja tapi dari pihak saudara suami seperti ipar dan tantenya akan menyebut numpang tinggal atau sejeinsnya) contoh lain ini bahkan menjadi bumerang pada beberapa kasus yang tidak disadari diluar sana, dimana sifat alpha lakinya jadi hilang atau memanfaatkan moment menjadikan wanita atau istrinya sebagai tumpuan. Saya yakin kalian sering melihat berita wanita jadi tkw, tapi pernahkah kalian baca berita wanita jadi tkw tinggalkan rumah kepada suami, anak dan berakhir suami nikah lagi setelah anaknya dipesantrenkan? gimana gk emosi coba. ini mah bukan hubungan toxic lagi jadinya.
Hal yang sangat disayangkan ialah kondisi ekonomi juga mengubah karakter orang, kalian pasti tahu yang heboh p3k yang ramai ramai mengunggat suami, dan hal ini juga mendapat respon banyak yang setuju dengan dalih suaminya gk kerja tetap jadi mengkhawatirkan, pertanyaanya kalau dari awal gak kerja tetap kenapa mau ? kadang hal nyeleneh gini yang bikin muak. Versi lakinya kalau naik pangkat atau bisninsnya berhasil cari bini lagi, (nambah istri ) alasan bininya gk becus rawat diri, atau tiba-tiba saja gk bisa kotrol napsu. padahal waktu sakit hampir mati istrinya yang nemanin sampai tubuhnya berubah bentuk ytta.
Namun bukan berarti saya melarang menikah, tapi di era dengan ekonomi waswas dan kadang membuat orang-orang membuka topeng asli, selamatkan diri dulu jangan bergantung ke orang lain bahkan suami karena khawatir ekonomi bisa merubah orang entah yang kaya tiba-tiba jadi miskin atau yang miskin tiba-tiba jadi kaya. ya kalau gk di ambil tuhan di ambil pelakor kalau kata orang ya wkwk minimal banget ada harta tak bersama kalau ada apa-apa. Duh pemikiran kejauhan ya. Tapi memang faktanya membangun hubungan tanpa mempersiakan segala sisi alias modal cintah saja bisa berakhir jadi pasien rsj. Apalagi kalau cewek lagi bucin jadi gak rasional.
Trying to survive in this economy... and still getting a relationshittt
#economy #relationship #trentiktok
Thursday, 17 July 2025
Review buku "Garis batas" Mengeksplorer peradaban negara pecahan Uni soviet yang berakhiran Stan.
Muda berkelana tua bercerita, kata-kata ini layaknya motivasi untuk orang-orang agar sering melakukan perjalanan. Namun, tidak untuk agustinus wibowo. Kata tersebut tidak singkron lagi, buktinya belum tua dia sudah bercerita banyak tentang perjalanannya yang spetakuler, dengan rekam jejak semua memori unik yang telah dilaluinya, ia berhasil menuangkan pengalaman tersebut dalam bentuk buku journalnya yang sudah tersebar kemana-mana. Adapun salah satu karyanya ialah "garis batas".
Siapa yang tidak tertarik memacu adrenalin di kala muda dengan berburu cerita ke negara yang sedang ramai digosipkan? saya yakin lumayan banyak yang tertarik! tapi berapa banyak orang yang telah siap mati konyol dengan segala kemungkinan yang terjadi?!. Pertama kali mendengar podcast beliau mengenai perjalanan ke negara thaliban ditahun 2000an membuat saya tertarik untuk mencari tahu lebih. bukankan era dulu afhganistan terlihat sangat mencekam di kancah internasional? hal ini malah menjadi daya tarik saya untuk mengeksplor lebih tulisan beliau entah di instagram atau di web pribadinya langsung hingga akhirnya setelah membaca sekilas terlihat menarik dan kini menjadi list baru saya pada buku selimut debu. Siapa sangka, yang duluan saya dapatkan malah buku series perjalanan ke negara tetangga afganistan yaitu tajikistan dengan judul "garis batas
Ada banyak hal yang menarik untuk diulas dari buku ini sampai saya bingung harus memulainya dari mana. Jebolan gramedia tahun 2011 yang akhirnya sampai disaya 2024 kemarin, namun baru kesampaian saya cerna di 2025. Sejujurnya saya sudah jarang sekali membaca buku setebal ini setelah lulus kuliah, terakhir kala kampus saya bisa dengan mudah menamatkan buku setebal ini kurang dari 2 minggu karena faktor buku pinjaman, tapi kali ini terlihat sulit di awal, setelah membaca setengah bab, fokus saya terpecah yang akhirnya membuat buku berjudul garis batas menjadi pajangan hingga akhinya 2025 terbuka lagi, dan yaps setelah bertekat akhirnya saya bisa menamatkan lagi dalam 2 minggu dengan target harus jadi bagian postingan blog minggu ini. Akhirnya berhasil. Baca juga 7 spot snorkling terbaik di indonesia
Pengalaman dalam perjalanan mengelilingi negara pecahan soviet benar-benar diluar ekspetasi. Bayangan saya, ujian negara produk sisa uni soviet tidak sekerikil tajam layaknya negara afganistan ternyata salah, siapa sangka.. berurusan dengan negara pecahan uni soviet tak kalah curam nyatanya. Berjodoh dengan polisi korup disetiap saat, dicurigain mata-mata, dititpu, dicopet, mengembel, diusir, siap diseledupkan semua telah dilewati kecuali diajak masuk ke sekte terlarang. Banyak kejadian menegangkan yang dikemas santuy membuat cerita terlihat seru, padahal kita tahu, kalau dihadapkan pada posisi beliau, kita sudah nangis meraung minta pulang. Ada satu kutipan yang buat saya sangat tertarik setelah membaca beragam cerita apes dan sial beliau "Memikirkan kesialan akan mendatangkan kesialan lain" jadi langsung kabur saja.
Memo perjalanan Agustinus Wibowo menjelajahi negara-negara berakhiran stan ini benar-benar berhasil membuka tabir baru yang tak saya tahu tentang negara-negara Asia tengah, semisalnya ada kota bernama sokh milik uzbeskitan yang berada di kirgistan secara geografis dengan peduduknya orang tajik. sungguh insight yang sangat menarik. belum lagi hal menarik lain seperti perbatasan sebatas ruang dapur dengan negara tetangga hingga tentang sejarah lahirnya para negara tersebut setelah bercerai dari uni soviet. Percaya atau tidak, membaca buku ini serasa seperti belajar mata kuliah sejarah, geografis hingga antropologi selama satu semester, betapa detail,lengkap dan serunya pertualangan agustinus wibowo ini dalam menyelami sejarah lampau akan cerita yang membungkus ragam pengetahuan tentang negara di asian tengah tersebut, bahkan kini saya sudah hafal bentukan peta asia tengah dengan modal buku ini saja.
Didalam buku ini sendiri ada ada 5 Bab yang dikemas pernegara, mulai dibuka dengan tajikistan, Kirgistan, Kazakhatan, Uzbekistan dan Turkmekistan. Jajaran kata stan pada setiap negara tersebut bermakna "tanah" yang di ambil dari bahasa persia, tajikistan tanah bangsa tajik, kazahkhtan tanah bangsa kazakh, hindustan tanah orang hindu dan seterusnya. Adapun untuk bangsa yang sudah menetap dan berbahsa turki mereka adalah orang uzbek sedangkan yang berbahasa persia jadi orang tajik. Negara tersebut juga mempunyai ciri khas dan cerita yang berbeda-beda dan yang membuat garis batas nya terlihat jelas. Sedikitnya saya coba rangkum dari kacamata yang tangkap.
- Tajikistan (Eksistensi Negara Merdeka)Dibuka dengan cover wajah seorang anak yang dibarengi judul "Eksistensi Negara Merdeka" quotes pelengkap yang juga tercantum menggambarkan tampilan secara tak langsung Roti adalah makanan, rempah roti juga makanan" dari situ saja kita bisa ketebak betapa negara ini tidak pelit syukur sekalipun dalam melarat kondisi setelah merdeka dari soviet. Sambutan dari para diplomat saja dengan celana pendek kala itu, namun salutnya sekalipun kondisi negara yang sekarat tidak akan ditemukan pengemis dan gelandangan (harga diri mereka tinggi) tingkat pengangguran juga bermain diangka yang minim yaitu 2.1% saja. ditambah tingkat literasi yang cukup baik bahkan sampai kepedalaman. Budaya orang tajik telah bercampur baur dengan efek dari rusia, bidang pendidikan juga berefek sampai ke nama yang juga yang punya pengaruh dari penguasa moscow dengan mengkombinasikan nama marga, nama asli dan nama ayah. kalau dulunya nama Ali bin mahmud bin Abdullah maka setelah peleburan menjadi Abdullayev Ali Mahmudovic gabungan arab dengan slavic. Hadiah dari uni soviet membuat mereka sangat familiar masih dengan rusia bahkan setelah merdeka segala hidangan kemudahan yang telah disediakan soviet dulu masih cukup ramah sampai kini di pendengaran kita.
- Kirgizstan. (Tenggelam di atas Peta)
Adalah negara pertama yang memproklamirkan kemerdekaan dari Moskow pada tahun 1992 dan juga menjadi negara pertama di asia tengah yang mempunyai mata uang sendiri. Dulunya orang kirgiz adalah para nomaden yang telah dirumahkan oleh uni soviet sama seperti halnya orang kazakh. Sikap dan Upaya yang dilakukan melahirkan percikan dengan orang Uzbek yang berada di Kirgizstan. pemerintah bahkan memberi kemudahan dalam lapangan kerja serta berupaya meramaikan hunian tersebut dengan orang kirgiz. Hal ini membuat kecemburuan orang uzbek pada pemerintahan, program pemerintah yang menepatkan, mempermudah lapangan kerja hingga memperbanyak orang kirgiz nyatanya membuat pergesekan dengan orang uzbek yang membuat ratusan nyawa hilang dan lebih dari 100.000 etnis uzbek mengungsi ke uzbekistan. Pemetakan dalam tujuab politik ini membuat orang Uzbek dan Kirgiz jadi kurang harmonis, Orang uzbek menyebut bangsa kirgiz adalah orang gunung karena posisi yang berada di dataran tinggi. Negara ini bisa dikatakan tidak punya sumber penghasilan apapun, dulunya kala bergabung dengan soviet mereka selalu dipasoki segala kebutuhan oleh kawasan uzbekistan, namun setelah garis batas muncul negara ini seperti culture shock melewati kemerdekaan yang tidak perlu diperjuangkan. Faktanya negeri stan tidak pernah diundang untuk berkompromi ketika rusia, ukraina dan belarus mengumukan pebubaran uni soviet. Kini kehidupan berguncang drastis mengawali semua dari nol.
Penampilan kazakhstan setelah lepas dari uni soviet - Kazakhtan (Untuk Hidup Bersama Serigala, Bicaralah Seperti Serigala )
Berbeda dengan kirgizstan setelah merdeka kazkhatan yang kaya akan hasil bumi disulap menjadi negara yang maju berkat ladang minyak dan gasnya. Bisa dikatakan negara ini adalah yang paling kaya diantara pecahan uni soviet. Namun pastinya kapitalis mulai tercium semerbak di negara ini, golongan terbagi jelas di negara kini. orang kaya dan si miskin terlihat kontras kejahatan juga terlihat nyata di malam hari. negara tersebut langsung tumbuh layaknya metropolitan normal yang melahirkan banyak magnet baik untuk investor atau penjahat. orang kazakh sendiri masih punya selisih keturunan dengan orang kirgiz dalam artian masih serumpun saudara nomaden, bedanya ialah kirgiz yang hidup di dataran tinggi sebaliknya kazakh yang hidup di dataran rendah atau padang. Samahalnya sentiment setelah dikota-kotakan soviet, rasisme juga masih eksis dinegara ini sebagaimana dulunya orang rusia memandang rendah para bangsa asia tengah dan kaukasus, kejadian ini berulang dibalik. Berketurunan di slavik dengan tempat tinggal di kazakhtan juga memaksa para slavic menjadi kazakh kalau tidak mau diasingkan. - Uzbekistan (Tarian Masa Lalu)
Bisa disebut negara pacahan soviet yang paling anti Rusia, Kenangan penjajahan dan perlakuan membuat semua yang berkaitan dengan rusia dihapuskan, segala rekam memori penjajah digantikan baik bahasa sampai patung dan photo tokoh komunis dilenyapkan. Etnis Rusia pun menjadi warga kelas dua, mereka sulit mendapat pekerjaan dan berakhir banyak jadi orang buangan atau pemulung. Rasis kepada keturunan slavic memang tak main-main di negara ini. Namun sisi lain bahasa rusia adalah penghubung para negara berakhiran stan. Orang uzbek mempunyai hubungan yang saling menaruh curiga juga dengan tajik. Negara ini sangat trust issue setelah beragam kasus yang menimpa orang uzbekh. Sekat dan garis batas terbaca jelas. Disaat para penguasa rusia merumahkan orang kazakh dan kirgiz. uzbek dan tajik sudah membangun kota besar yang menjadi salah satu peradaban islam di abad pertengahan. Orang uzbek aslinya adalah orang Turki yang menetap dan ada sebelumnya, sedangkan versi Turki menetap dan berbicara bahasa persia adalah orang Tajik. - Turkmekistan. (Utopistan)
Dalam historinya negeri ini dulu dihuni para bandit padang pasir turkoman yang tersohor dan terkenal suka membunuh, menculik dan memperdagangkan orang persia-iran. Bisa dikatakan cukup membuat merinding kala membidik masa lalunya. Namun menariknya lagi. Setelah merdeka dari Soviet masyarakat kenyang dikasih makan oleh pemerintah, Namun pastinya "tidak ada makan siang yang gratis" segala hal pastinya harus dicurgai, Ketika negara asia tengah lain gencar mengganti bahasa rusia ke bahasa lokal, negara ini lebih ekstrim lagi, bulan, minggu, nama jalan hingga hari diganti dengan segala hal yang berkaitan dengan turkmenbashi orang no 1 turkmekistan. Beragam propaganda disalurkan pada negara yang menutup diri ini dengan dunia luar. Kitab agung yang ditulis untuk memuja kebaikan turkmebanshi, segala pergerakan dan ucapannya adalah undang-undang baru negara ini. garis bantas antar negara terlihat jelas bahkan sekedar mengimajinaskan dunia luar di beri pembatas.
Wednesday, 4 June 2025
Olahraga tipis-tipis sebelum naik gunung, 4 bukit kawasan Aceh Besar ini cocok untuk pemula.
Memasuki usia sendi lutut mulai gemetar membuat saya berburu spot bukit baru lagi. Faktor gemar wisata alam yang di dukung oleh wilayah yang kaya dengan beragam bukit cantik membuat saya semakin bersemangat, namun sayangnya setelah lulus kuliah teman trip sudah pecah ke beragam daerah jadi sangat sulit di kumpulkan, entah pulang kampung setelah lulus kuliah atau merantau mencari keberuntungan rezeki di luar kota hingga sudah gendong bocah. Hal inilah membuat saya jadi terbatas dan berakhir menunggu di dibukanya trip ke padang savannah yang menjadi target baru saya untuk melihat paras alamnya sungguh mempesona. Memang paras nusantara itu gak kalah kayak luar negeri tapi kita aja jarang keluar main terik.
![]() |
| Penampakan pencak pertama di bukit data luah |
Terlepas dari trip kalian bisa pergi ke beragam bukit yang tidak perlu mengandalkan tour khusus karena aksesnya yang mudah namun efeknya pasti daerah yang begini bakal berserakan dengan orang, sedangkan bukit yang sulit biasanya sepi bahkan bisa jadi kalian satu satunya group trip kala itu. Berikut Bukit yang bisa kalian coba untuk eksplore sendiri yang mudah di jangnkau hingga yang perlu bantuan guide dari pengalaman tempat yang sudah saya tapaki, yaa hitung-hitung tes fisik persiapan sebelum mendaki gunung asli…
- Bukit siron
Tempat ini berada di kawasan Cot glie dengan posisi melewati waduk keliling indrapuri, yang merupakan salah satu destinasi wisata yang lesu saat ini. Adapun menuju kesini cukup bayar jalan masuk waduk kelilingnya saja, jadi kalian bisa mengintarai jalanan hijau yang kaya dengan spot cantik dengan akses jalan yang baik, selain itu tempat ini sangat aman di datangin dengan mobil dan dimeriahkan dengan keluarga yang mencoba piknik, ada sungai kecil yang sering dimeriahkan oleh para pengunjung kala akhir pekan entah ingin memancing atau membuang pusing sejenak sekiranya tidak ingin mendaki, dan jikalau ingin mendaki juga rutenya cukup aman, padang ialang yang lebah membuat tempat ini terlihat adem banget, tanpa perlu navigator kalian bisa main kesini untuk mendaki atau sekedar cuci mata melihat alamnya yang ghibli banget. untuk detailnya baca Gabut berakhir ke Bukit Siron ternyata ghibli banget
![]() |
| Pemandangan bukit siron |
- Bukit Jalin
Bukit Jalin adalah salah satu destinasi wisata alam yang cocok untuk setiap orang. Tempat ini berasa di Desa yang bernama Jalin juga, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Adapun jarak tempuhnya ialah sekitar 60 km dari Banda Aceh atau kisaran 1,5 jam. Tempat ini mempunyai akses jalan yang memadai sehingga aman di datangi dengan keluarga sekalipun, jadi sekiranya tidak ingin melakukan hikking atau camping ada tawaran menarik lain yang bisa di temukan disana yaitu sungai jernih yang banyak di nikmati para pemancing, serta alamnya yang hijau dan teduh terkhusus tempat ini juga telah dilengkapi para pedagang kecil dari masyarakat lokal yang lengkap dengan gezebo sampai mushala untuk beristirahat juga. Tambahan info lainnya, dulu tempat ini jadi kawasan berkumpulnya para anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk berlatih dan setelah perjanjian damai, area ini bertransformasi menjadi destinasi wisata alam dengan pendakian yang aman untuk para pemula . Selengkapnya bisa baca di Panorama indahnya alam jantho
![]() |
| penampakan pemandangan di bukit jalin |
- Data luah
Dikenal juga dengan kata data luah, tempat ini terletak di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Indonesia dan lebih tepatnya di kawasan pegunungan Bukit Barisan pada kecamatan Kuta Malaka (Samahani). Nah untuk trek jalan sendiri, tempat ini mempunyai jalur yang cukup tak aman untuk dilewati berdua, artinya kalau kesini minimal dua motor atau group yang lebih besar dan sangat sulit untuk dilewati mobil, tidak ramah untuk semua kalangan karena perjalananya yang sulit, namun syukurnya pemandangan alamnya sangat menawan sehingga jerih payah perjalanan akan terbayarkankan. informasi lainnnya alur ketempat wisata ini juga masih berdamping dengan wisata air terjun namun kalau ke sini belok ke kanan, Kondisi akses yang sangat lair membuat tempat ini tidak ada orang sehingga di pastikan ada persediaan lengkap terkhusus makanan lagi jikalau ingin melakukan camping. untuk cerita lengkpnya bisa baca di Wisata alam ke bukit data luah
![]() |
| Penampakan bukit data luah |
- Glee botak
Glee Botak adalah sebuah wisata alam yang di kawasan bukit pemancar lhoknga, Adapun Nama "Glee Botak" berasal dari bahasa Aceh, di mana "Glee" berarti "bukit" dan "Botak" berarti "gundul" atau "tidak berambut", menggambarkan kondisi bukit yang tidak ditumbuhi pepohonan lebat. tempat ini mempunyai akses yang terbilang sulit juga sekalipun jarak tempunya terlihat dari jalanan nasional. tempat ini sendiri juga mempunyai status yang sama dengan data luah yaitu masih asri yang mana hanya jalan setapak dalam rute menaikinya yang penuh hutan belukar mulanya dan baru berlanjut mendaki bukit selanjutnya. tempat ini perlu navigator karena di antara jalur ada dua bukit yang ternyata satu bukit lagi menurut info dari penduduk lokal kaya dengan ularnya gak kebayang dong kalau nyasar menghilang sendiri lucunya kalau pendakian kami ada yang nyasar dua orang bayangin berapa degdegannya kami saat itu ditambah hpnya jatuh di dalam hutan lagi waktu nyasar, saya yakin mreka troma banget kalau diingat haha. kalian bisa baca cerita nya di sini ya Mendaki Glee Botak untuk Healing berakhir Hilang.
![]() |
| Penampakan lhoknga dari bukit pemancar glee botak #naturelovers #pecintalam #traveling #pendakian #hiking |
Friday, 30 May 2025
Drama Suka Duka jadi Food vlogger.
Hobi Jalan-jalan menjadi celah untuk mengeksplorer banyak hal selain tempat, yaitu selayaknya makanan. Saya tidak menyangka kegemaran mencicipi beragam makanan baru sempat membuat saya kebelet jadi food vlogger di youtube dengan kondisi selayaknya orang fomo musiman. Namun lucunya ini bertahan sampai sekarang di niche itu walau belum menata ulang postingan lain yang random. Saya masih gemar berburu konten masakan baru. Terlepas dari berhasil tidaknya saya membangun channel youtube dengan kiblat konten mayoritas makanan. Ada cukup banyak drama suka duka yang telah saya lalui yang mungkin jadi barang pertimbangan juga bagi kalian yang juga tertarik.
![]() |
| Sei sapiku yang kini sudah tutup di banda aceh |
- Kena Scamini adalah salah satu bagian yang familiar bagi kita yang perdana ke tempat orang atau ke tempat makan baru yang asing di perjalanan. kalian pasti pernah lihat konten viral dimana makan di warteg berakhir dengan harga 700 ribu? Jujur ini adalah hal yang paling di takutkan melihat tidak semua tempat makan aware tentang ini padahal merunjuk UUD perlindungan konsumen Nomor 8 Tahun 1999, hingga Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35/M-DAG/PER/7/2013 para pelaku usaha wajib mencantumkan harga dan tarif jasa. Namun kejadian dilapangan selalu berbalik, tetap selalu ada pedagang yang nakal, terkhusus kalau tempat yang terlihat sederhana yang menjadi alasan kita mampir dan tidak terlalu khawatir dengan harga eh malah berakhir kena scam. Saya pernah kena scam dengan harga 3 kali harga normal di tempat lain dengan rasa yang terlihat seperti saya costmer percobaan. Siapa yang gk emosi coba..
- Rawan penyakit
Saya tidak menyangka sekarang punya riwayat kolestrol di usia 28, dikala orang melihat sebagai orang yang cukup kurus seperti kurang makan, manulstrisi atau mungkin kurang berkah sehingga makanannya gk jadi daging. Menjadi foodie nyatanya membuka peluang besar untuk beragam penyakit layanya kolestrol, gula dan beragam jenis lain karena hobi incip-incip makanan. Sekarang ke khawatiran saya ialah pcos karena melihat salah satu teman saya mengindapnya. Akhirnya saya mulai membatasi makanan seperti mie seminggu sekali maksimal banget, gk makan sosis, nuget atau teh lagi kecuali tidak ada opsi lain ketika mencari tempat baru dan juga jadi gemar minum jahe, air hangat, dan jenis probiotik lainnya untuk menetralkan lambung saya yang sering di kunjungi makanan viral. - Nyicip makanan gak layak
Adalah sebuah troma bagi saya jikalau mengingat ini, sejujurnya ini bukan pertama kali nyicipin makanan basi dan yang gk layak, tapi saya pernah menghabiskan setengah perkedel yang ternyata sudah di huni oleh ulat atau belatung! bayangkan betapa mualnya saya, bahkan ketika komplen pihak tempat makan mengelak dengan kata gk ada kak, makanannya baru semua (jadi dikira saya niat bawa belantung buat jatuhin makanan dia apa) jelas-jelas mereka bisa lihat belatung atau sejenis ulatnya masih bergerak dengan kondisi di dalam yang belum saya gigit habis, jujur saya sangat emosi namun karena momen waktu itu daerah tempat makan kakak saya kerja jadi kaka cuma suruh keluar tanpa komplen lagi karena takut di tanda juga kak saya. Lucunya kami bayar makanan gk layak itu dengan harga yang scam juga. - Susah kontrol berat badan
Jujur saja alasan lain saya ingin terjun mencoba keberuntungan di niche foodie ialah untuk menaikkan berat badan, hal ini karena nafsu makan saya sangat minus tapi hobi nyicip makanan baru. Kebetulan saya bukan orang yang picky makanan jadi sayuran, minuman bisa di acc semua kecuali pete (sumpah pahit banget sampai troma pertama kali makan.) namun lucunya berat badan saya tetap tidak bertambah bahkan saudara saya bilang kamu beruntung bisa makan apa saja gk gemuk. nanti usia 30an minum air putih aja naik sekg. Hal ini tentunya menjadi momok menakutkan karena mengingat beberapa youtuber yang berat badanya naik hingga bikin susah bergerak benar-benar ada kejadian, ada youtuber mukbang bahkan memilih memuntahkan makanan setelah konten makan terekam karena khawatir jadi gemuk, dan yang lainnya memilih mengedit potongan video mukbangnya seperti yang pernah viral. namun beberapa benar-benar berhasil bisa mengontrol makan seperti tanboy kun dengan porsi makan yang sudah kewalahan untuk di bayangkan saja. - Kantong kering
Hal yang paling sering menjadi kendala lain ialah persoalan finansial, terkhusus untuk kita yang baru merintis harus berburu konten makan tentu perlu modal yang lumayan belum lagi mengingat kadang setelah effort keluarin duit malah di scam entah harga atau rasa dari penjual yang sangat jauh dari ekspetasi awal kita. Pada sisi lain saya mengakali dengan membuat kumpulan video dari yang sudah pernah saya coba untuk memperbanyak khasanah konten semisal "lima jenis mie favorit anak kos" yang isinya kumpulan video short jenis mie yang sebelumnya sudah saya incip mulai dari pangsit, bakso, mie ktiwau, indomie, mie aceh sampai makanan jepang yaitu ramen dan sejenisnya. Hal itu cukup berhasil untuk membuat akun selalu aktif dari interaksi di beranda mengingat orang suka makanan terkhusus lagi lapar.
#foodie #foods #mukbang #asmr #foodgram #food























