Showing posts with label beranda. Show all posts
Showing posts with label beranda. Show all posts

Wednesday, 7 January 2026

Berburu spot dan kuliner di Aceh Heritage Vintage

January 07, 2026 1

Saya dan Mei Kembali melaju cepat kala menyadari rintik air membasahi bumi, gerimis pelan tanpa mantel membuat kami tak kuyup tapi tetap tak nyaman kalau tak sampai terus ke tempat yang dituju, sialnya sebagai si perdana ke tempat tersebut kami hampir kelewatan dengan klakson berulang dari Kawan yang memperingatkan, dan taraa sebuah gerbang tinggi menutup setengah penampakan dalam yang membuat kami tak sadar inilah tempat yang dimaksut. Seperti nama cafenya Aceh Heritage Vintage, perjalanan kedatanganpun disambut dengan rumah panggung yang di hias ornamen khas simobolik aceh dengan bendera merah putih berdiri kuyup di depanya, gerimis semakin keras menampar helm yang membuat saya langsung bergegas membuyar lamunan untuk mencari parkiran di tempat yang super padat merapat dengan mobil dan motor. Feeling saya tempat ini pasti dimeriahkan oleh turis luar daerah seperti Jakarta atau sekalian bule mancanegara.

Berburu spot dan kuliner di Aceh Heritage Vintage

     Berkelana seharian dalam misi berburu spot mewah dan alami di sabang membuat saya dan teman kelaparan kala perjalan pulang. Setelah sekian kalkulasi dana dan waktu ternyata kita masih bisa berburu tempat makan sebelum sapa pamit undur dari kota yang mega dengan penampakan safa tersebut. Ya akhirnya kami menuju ke destinasi terakhir yang terkenal selain kulinernya tapi juga alamnya yang bikin candu. dan benar saja, penampakan pertama kala memasuki keruangan adalah sepasang bule dengan celana pendek yang duduk santuy, mata saya langsung berburu spot nyaman untuk regu yang berjumlah enam orang, agak kesulitan melihat tempat penuh hura hara manusia diliburan di akhir pekan, sesosok Wanita dengan baju penganti terlihat di bilik seberang sedang berpose postwedding, view mendukung sekalipun hujan terlihat bagus dengan konsep indoor maupun outdoor ditempat sini. Pantesan semua merekom tempat ini terlepas dari makanan yang belum dirasakan yang pasti untuk penampakan sudah tidak diragukan.

            Akhirnya kami menepati spot pojokan yang menjadi tempat paling aman untuk kursi 6 orang. Posisi tepat disamping ruang dapur membuat aroma beragam hidangan tercium semerbak, penampakan hujan yang perlahan membudar membuat suasana Kembali membaik, sekalipun terlihat banyak turis luar negeri namun pelayanan bergerak gesit tanpa melihat penampakan orang kami yang bakal terlihat patungan nantinya ckckc, Benar-benar membuat nyaman untuk service dengan harga yang dihitung masih aman untuk kawasan café yang cukup mewah penampakan.

Berburu spot dan kuliner di Aceh Heritage Vintage

            Pada akhirnya setelah berkutat diskusi singkat, kiblat makanan kami jatuh ke pizza lagi. Dengan harga 70an dan beragam menu tambahan layaknya kentang goreng untuk makan jamaah akhirnya sajian makanan terhidang pada meja berbentuk tak bundar tersebut. Pesanan siap kala matahari Kembali riang , seakan mendukup mood perjalanan kami yang bakal berakhir setelah ini, potongan pizza yang lumer tak pelit toping benar-benar bikin kenyang untuk satu potongan saja tanpa menyentuh kentang lagi, entahlah untuk teman saya yang lain, tapi memang lambung saya seakan sangat membatasi setiap sisi untuk menerima banyak energi.

            Kenyang makan waktu berburu spot berlanjut, beragam penamakan dan hiasan membuat mewah pengambilan gambar, ayunan yang bisa digunakan untuk berswapoto kadang terlihat penuh sampai harus ditungguin, sembari menungu teman berselfie riang di didepan cermin yang tertata tepat disamping ayunan, pegambailan video dan gambar benar terlihat tak melelahkan dengan beragam spot posisi yang diusahakan.

            Aceh heritage vintage sendiri merupakan sebuah café yang terletak di Jl. H, Agus Salim No.2, Ie Meulee, Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Tempat ini bukan sekedar kaya akan view alamnya yang mempesona tapi juga kayak akan kearifan local dari beragam segi, mulai dari kulinernya yang cukup bervariasi sampai ornament pelengkap khas aceh yang cukup bikin tempat jadi terlihat autentik. Untuk menu sendiri juga tidak dibatasi pada khas kuliner khas aceh sebagai bentuk memperkenalkan aceh, tapi juga beragam makanan fastfood familiar seperti pizza spaghetti, capcay, sampa tomyam untuk para turis dari local aceh yang sudah familiar dengan kuliner aceh  dengan pengen coba menu lain. Baca juga wisata alam bagi pecinta buku dan laut

            Untuk konsep rumah aceh yang terlihat di aceh pada gerbang masuk sendiri faktanya juga bisa di masukin dengan Beragam sajiah khas penampakan aceh, infonya itu adalah tempat shalat yang diluar ekspetasi saya sendiri. Tempat parkirpun gratis dengan posisi café tersebut yang juga masih berada pada Kawasan yang sama dengan resort, memang benar-benar hoki menemukan tempat dengan paket lengkap seperti ini, terkhusus tempat cukup popular hingga kini dan rame didatangi turis asing tapi tidak tebang pilih pada turis local yang pesan makanan patugan lagi wkwk  Akhirnya kami pulang dengan kenyang perut, photo di galeri yang menimbun.

 #travelkuliner #wisataaceh #sabang #resort#acehheritagevintage

 

 


 

Tuesday, 23 December 2025

Ketika fitnah jadi hukuman mati : Membaca Witch Hunt lewat film “The stoning of Soraya”

December 23, 2025 4

Ini Adalah salah satu dari sekian banyak film yang cukup emosional bagi saya kala pertama kali menontonnya terkhusus lagi kala sadar jikalau film ini dari kisah nyata. Film ini berakhir saya rewatch lagi untuk saya review di blog setelah sekian lama mengendap terkubur diingatan.

Membaca Witch Hunt lewat film “The stoning of Soraya”

The Stoning of Soraya Adalah film yang diadopsi dari sebuah buku yang berjudul “La Famee Lapidee” yang berarti The stoned Women karya jurnalis prancis iran “Freidoune sahebjam” buku tersebut merupakah kisah nyata yang terjadi pada tahun 1986 negara Iran. Film ini akhirnya berhasil di rilis pada tahun 2008 sekalipun sempat mendapat larangan penayangan di sejumlah negara timur Tengah.

Adapun alur kisahnya menceritakan tentang kondisi yang tidak stabil dengan Wanita sebagai objek misoginis dan korban dari praktik patriaki kala itu yang terjadi di desa Kuptan e Malu, Iran. Kisah dimulai dengan Soraya sebagai pemeran utama yang menjadi seorang ibu dari 2 anaknya dengan bersuamikan seorang lelaki yang kebelet nikah lagi, setelah segala kekerasan dan polemik yang telah dia lakukan kepada istrinya, ia tidak mau menalak istri untuk menikah lagi karena akan ada tanggung jawab anak, nafkah iddah dan mut'ah jadi pihak si laki merasa rugi. 

Kondisi semakin rumit Ketika posisi daerah yang kental akan patriaki ini ternyata tidak berpihak kepada wanita, beragam cara dilakukan sang suami agar bisa berpisah dengan istri dengan aman ataupun tak aman. Ia bahkan berani mengambil resiko dengan cara mengfitnah istrinya,  scenario terburuk yang bisa membuat istrinya juga meninggal karena hidup di negara yang menerapkan hukum islam (rajam) demi bisa menikahi “wanita daun muda” yang jadi incaranya. Parahnya, sekalipun beresiko besar yaitu sang suami jikalau ketahuan berbohong bisa ikut dieksekusi, namun ia tetap tak bergeming  dengan tekadnya itu, bahkan sebaliknya kini ia semakin bertindak berani. Terkhusus melihat posisi wanita tak punya suara di daerah tersebut untuk membela diri.

Membaca Witch Hunt lewat film “The stoning of Soraya”

Polemik ini semakin parah Ketika pihak si lelaki bahkan berhasil menghasut orang, beberapa orang terdekat baik anak lelaki Soraya atau pun ayah Soraya juga tidak mempercayai anaknya sendiri, film ini benar-benar membuat emosional terkhusus dengan sinematografi nya yang cukup dramatis. Scene perajaman adalah bagian yang cukup traumatis untuk  dilihat terkhususnya lagi ada bagian mencekam dimana sang anak dan  ayah dari Soraya juga ikutan melempar batu untuk merajamnya. Faktanya cerita ini berlanjut terungkap di tahap akhir kala seorang wartawan yang tidak sengaja lewat desa ini, wartawan inilah yang menjadi sumber dari buku “Freidoune sahebjam” atau the Stonned women“ tersebut, yang kemudian mengalami adaptasi judul baru pada filmnya yaitu “The stonning of Soraya”. Jikalau kalian tertarik untuk menontonnya, kalian bisa akses langsung di youtube dengan gratis. 



 "Ketika fitnah menjadi hukum. “Rajam dan api unggun”

Saya yakin ada banyak pro kontra dengan film ini dengan segala asumsi yang bertebaran liar. Pastinya ada yang menyebut film ini kospirasi untuk menjatuhkan islam atau alat propaganda baru kepentingan beberapa pihak yang ditambah drama berlebihan agar lebih tragis. Padahal itu adalah kejadian pelaku yang memanfaatkan agama dan itu juga terjadi di agama lain, selalu ada spesies yang sama.   Karena faktanya pada zaman Rasulullah pun rajam sngat jarang terjadi bahkan ada yg menyebut dua kali satu kasus ma'iz dan satu lagi kasus wanita yang hamil yg cukup familiar di telinga kita, itupun pengakuan dari pelaku sebagaiamana poisisi wanita itu sendiri yang datang meminta di rajam setelah mengaku berzina, bahkan posisi kala itu nabi tidak langsung menerima pengakuannya dan memalingkan wajah, Wanita ghamidiyah tersebut datang berulang kali dan bersikukuh sampai memberi tahu ia telah hamil.  Sebagaimana termaktub dalah hadis Dari budaidah r.a

“Mengapa engkau menolakku? Mungkin engkau ingin menolakku seperti engkau menolak Ma’iz, Demi Allah aku hamil.”

Akhirnya Rasulullah meminta ia melahirkan anaknya dulu dan bahkan setelah melahirkan ia Kembali meminta dirajam Rasulullah menyuruhnya untuk menyusuinya dulu sampai anak berumur dua tahun baru setelah semua tuntas ia bertanya Kepada penduduk siapa yg berkenan merawat anak tersebut untuk memastikan kondisi, sang wanita benar-benar telah selesai dengan semuanya urusan dunianya dan kekhawatiran terhadap kondisi masa depan anaknya pudar.  Sejauh itu perlakuan islam memastikan keadaan anak ia kedepannya. Bahkan bukan sekedar terpenuhi hak sebagai wanita tapi juga diberi kesempatan menjadi ibu kala itu. Sehingga tidak bisa dijadikan landasan film ini untuk menjatuhkan islam karena praktiknya misoginis tubur liar di setiap wilayah tanpa melihat penganut daerah tersebut, contoh di negara bukan penganut muslimpun seperti eropa misoginis dan pratriaki tubur subur. Sehingga akan mudah kita temukan orang memanfaatkan agama hingga budaya dalam menekan wanita jikalau mau diselidiki. Baca juga Review movie "The great kitchen" Cara membungkam wanita

Adapun sebagai Contoh di negara eropa tepatnya di kisaran 1400-1750 dengan puncaknya di kisaran 1550-1650 dimana muncul istilah witch hunts untuk menyingkirkan mereka yang dituduh sebagai penyihir dengan korban 78% Adalah Wanita dengan status janda, Perempuan tua, Perempuan miskin sampai Perempuan yang vocal, diperkirakan ada sekitar 40.000–60.000 orang yg jadi korban. Kejadian ini terjadi paling parah di Kawasan Eropa yaitu jerman, swiss, perancis skotlandia, belanda, eropa timur dengan pemicu utamanya yaitu wabah penyakit (black death), agama, patriaki dan buku Malleus Maleficarum, dimana berapa point yang ditonjolkan dalam buku karya Heinrich Kramer tersebut ialah, penyihir kebanyakan Perempuan, mereka mudah tergoda, dan emosional. Buku tersebut bahkan memberikan penjelasan gimana cara menyiksa agar mengaku dan mematikan para penyihir agar tidak bisa bangkit lagi entah dengan cara digantung, ditenggelamkan atau sampai dibakar. ya begitulah misoginis membunuh perempuan. Maka tak heran ada yang menyebut fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan kan?   

Dari penyihir hingga penzina pola yang sama untuk mengfitnah Wanita.


 #reviewmovie #film #rekomendasifilm #movie #iran #girlzone

 

Saturday, 13 December 2025

Review Buku Selimut Debu “Membedah negara Thaliban”

December 13, 2025 1

Review buku Selimut Debu

Siapa yang tidak tahun negara afghanistan, sebuah negara yang cukup terkenal karena perang suburnya dan dengan thaliban sebagai laskar khasnya. Negara ini memang familiar ditelinga banyak orang, tapi tak banyak yang tahu jikalau negara ini pernah menjadi negara suci umat budha sedunia layaknya umat muslim dengan kota mekkahnya.

            Saya benar-benar tidak menyangka banyak insight baru setelah baca buku setebal 400an halaman ini. Perjalanan Agustinus ke negara berselimut debu benar-benar utasan dengan beragam kejutan baru yang perdana saya dengar sebagai contoh, para thaliban mengharamkan makan dengan menggunakan meja dan kursi agak ekstrim kedengaranya.  Syukurnya itu berupa pengalaman dulu jadi dengan sekarang pastinya sudah berbeda Ketika negara ini perlahan mulai berani membuka tirainya.

               Buku selimut debu ini Adalah perjalanan era awal 2000an Dimana batas akses ke negara yang dihujani perang ini cukup terbatas informasi dan internary. Perjalanan Panjang agustinus sang penulis cukup menarik untuk disimak dengan nuansa thaliban yang masih sangat kerasa kala itu, bentuk cerita story tellingnya benar-benar mengalir rapi walau tidak ada daftar isi yang memilah bagian perbab seperti normalnya buku. Minusnya Jumlah gambar yang ditampilkan terhitung sedikit tapi kaya dengan deskripsi sehingga memperluas imajinasi.

            Siapa yang tidak tahu thaliban, sebuah laskar yang berhasil mengusir pasukan uni soviet dengan kekuatan imam dan taqwa. Kemuculannya sempat dijadikan pahlawan sampai berlarut waktu berubah menjadi ketakutan. Nyatanya di awal keberadaan thaliban cukup aktif merekontruksi aturan untuk segala kasus criminal, pemerkosa dan kejathatan berkurang namun berlanjut dengan aturan ketat lain yang membuat ruang gerak Masyarakat umum juga jadi kecil. Music haram, Wanita wajib memakai burqa dan bahkan disembunyikan dirumah.

            Bagi sebagian orang perlakuan ini adalah cara melindungi Wanita walau opsinya dengan mengurung mereka di rumah atau keluar wajib dengan mahram. Namun faktanya kejahatan tetap tidak berhenti Dimana tetap lelaki sebagai pelakunya lagi. Tidak dapat perempuan kali ini lelaki muda yang terlihat mulus menawan jadi incaran.  Ada sebuah adat yang menargetkan anak lelaki muda sebagai pelampiasan tradisii ini terkenal familiar di kalangan Kandahar namun tidak menutup kemungkinan di daerah lain yang merambah sampai ke negara tetangga di Peshawar Pakistan. Namanya bachazbazi tradisi haram ini bahkan enggan diakui walau faktanya bersimbah bocah yang jadi alat permainannya. Kata bachabazi sendiri diambil dari dua kata bacha yang berarti bocah dan bazi bermain sederhanannya bisa dikatakan bermain dengan bocah untuk kesenangan untuk berdansa bahkan sampai tahap segs ada juga yang bahkan punya bocah peliharaan yang versi kita ani ani simpanan untuk kesenangan bedanya ini kasus sejenis. Entah bagaimana berkembang suburnya praktik homo di negara yang dimeriahkan hukum syariat  disini tapi tidak bisa di jadikan alasan karena wanita dikurung, karena kasarnya ponny,  seekor orang hutan yang dijadikan psk di kalimatan adalah bukti ada atau tidak adanya Perempuan lelaki yang tidak mengontrol diri bisa seperti babi liar alias semua di trabas.

 Saking larisnya cerita ini bahkan ada yang menyebut jikalau menemukan uang jangan sembarangan membungkuk untuk mengambilnya karena dengan membungkuk dianggap sama saja memberi izin untuk ditrobos lewat belakang. Agustinus sendiri pernah dua kali menceritakan pengalaman yang membuatnya hampir menjadi korban pelecehan oleh lelaki ditambah satu kali berhasil diremes amunisinya oleh lelaki kala pemeriksaan bahkan pada satu cerita lain ia menuturkan “Berbeda dengan di Peshawar yang mana dalam sehari saya bisa mengalami lebih dari sekali pelecehan”  Setingkat laki-lakipun tidak aman posisi.

Review buku Selimut Debu

     Menariknya lagi cerita thaliban bukanlah satu satunya pemeran utama di perjalanan agsutinus ini, Selain tradisi bachabazi, mengulik budaya  Bertani opium sampai senjata rakitan adalah kejutan baru yang baru saya dapatkan langsung di buku ini. Kisah patung budha yang dihancurkan thaliban juga menjadi bagian menarik untuk dilirik. Alur perjalanan biksu yang mencari kitab suci dalam cerita kera sakti kala kecil Adalah bagian yang menjadi histori dari negara ini. Dalam kaidah kepercayaan kera sakti nya hanya pelengkap dari cerita murni sang biksu dari dinasti tang, tiongkok yang benar-benar melakukan perjalanan ke arah barat untuk mencari kitab suci, Saya jadi paham tentang konsep budhisme dari buku ini tentang asal usul lahirnya patung budha yang mulanya berasal dari perpaduan seni kultur Yunani yang berkombinasi dengan konsep ajaran budha, penjelasan dibuat ringkas namun lugas, siapa sangka negara afganista pernah sesakral Mekkah untuk orang yang beragam budha sebelum islam? mulanya budhisme digambarkan sebagai symbol – lingkaran dan chakhra, tapak kaki hingga stupa yang berlanjut berkembang setelah pengaruh budaya Yunani dengan ciri khasnya dewa dan patung saling berkaitan akhirnya munculah patung budha raksasa di negeri Afghanistan.

Negara tetangga selayaknya Pakistan hingga iran juga ikut di mention banyak dalam perjalanan kali ini, walau bukan membidik secara spesifik pada negara iran atau Pakistan namun penampakan negara yang terbuka uluran tangan untuk menolong saudara yang sedang konflik tersemat cukup membantu memahami kondisi politicalnya. Belum lagi cerita tentang raja Amanullah yang sempat mencoba mengsekulerkan negara thaliban dengan mengikuti arah kiblat turki layaknya ratu nya yang melepas kerudung dan aturan lain yang mendukung kearah kebijakan sekuler, namun kisah ini hanya bertahan beberapa tahun saja hingga kudeta dilakukan (1919-1929). Pihak presiden partama M daud juga mencoba memulai program moderanisasi dengan pengurangi penggunaan hijab. Namun tidak ada yang serta merta berhasil.

Membaca buku ini benar- benar kompleks dalam membedah negara yang berselimut debu ini, buku terbitan 2010 tersebut menjadi salah satu buku best sellernya setelah beragama perjalanan mengerikan yang telah dilewatin. Setelah berhasil dituangkan dalam bentuk buku, nyatanya 400 halaman terlihat singkat setelah baca buku ini. Ada banyak sekali intisari menarik yang bisa dijadikan ibrah terlepas dari sisi gelap negara yang kayak history juang ini faktanya negara ini pantang di jajah harga diri yang layak untuk di banggkan walau luluh lantak penampakan

#reviewbuku #selimutdebu #afganistan #thaliban #mujahidin

 






 

Thursday, 27 November 2025

Banjir kali ini salahin siapa lagi?

November 27, 2025 7

Akankah banjir kali ini salahin konser yang sudah di cancel dan tak tampil lagi? Jujur ini Adalah fenomena unik kala setiap musibah terjadi di Kawasan Aceh. Seakan alam mengazab pada setiap acara atau kejadian yang diprediksi bakal menjadi lahan “maksit”. Namun kali ini mari kita bedah dengan nalar sekuler untuk mencari penyebab lain kenapa kajadian separah ini.
Banjir aceh, sumut, sumbar
Banjir di kawasan Aceh, Kembang tanjong, beureunuen

        Dalam seminggu ini hujan tak jera membasahi bumi Sumatra dan sekitarnya. Rumah di bikin kuyup tanpa sempat kering karena hujan yang berlarut datang tiap hari. Terkhusus di Aceh lampu ikutan mogok sampai jangka waktu 12 jam lebih bahkan mungkin untuk beberapa Kawasan sampai 20 jam karena lokasi yang lebih susah aksesnya. Listrik padam, jaringan hilang, Tiang Listrik runtuh di sapu banjir longsor, jembatan putus, bahkan menara patah semua terjadi beriringan tanpa jeda seakan azab kaum Sodom. Orang kesulitan mengabari atau mencari tahu. Akses terputus! Bukan sekedar untuk contact telpon tapi untuk mengantar bantuan jalur daratpun tak bisa kini ditambah debit hujan yang bikin orang mengungsi ke atap rumah sunggu melarat masih dengan ketinggian banjir di beberapa tepat yang hampir seatap juga. Benar-benar bencana nasional yang saya belum tahu apakah sudah diumukan.

Namun sejujurnya untuk Kawasan aceh dan Sumatra utara yang berada pada tepi Kawasan ekstrim memanglah akhir tahun selalu disambut dengan cuaca begini. Hujan dan petir yang bersahutan memang menjadi penutup akhir tahun yang sebernarnya sudah normal, namun siap duga sampai banjir longsor separah kali ini bahkan ada 30 korban yang meninggal yang telah ditemukan di Kawasan sumatra. Tentu timbul pertanyaan… kenapa bisa begini.

     Fenomena kali ini sebenarnya Adalah investasi jangka Panjang terhadap apa yang telah kita perbuat pada alam. Hutan yang dibuat mandul akhirnya menjelma menjadi bencana baru. Tidak ada lagi yang menahan air dan akhirnya Banjir longsor terjadi setelah beribu kali peringatan untuk menjaga alam diidahkan. Sepertinya terlihat sulit untuk tidak menebang hutan dan memilih mengubah hutan jadi ladang sawit. Tidak sekedar warga tapi Perusahaan dan para kapitalis yang dengan leluasa berkarya padahal posisi sendiri tinggal diluar daerah dan luar negeri, alam dijarah di keruk sedemikian liar dan brutal tapi Ketika kejadian seperti ini mereka aman dengan posisi diluar negeri. Masyarakat individual pun tak kalah kacau, kala pasang badan membela para pengusaha dengan cara berdemo ke pemerintah Ketika melakukan penebangan emas dengan alat berat. Beberapa yang lain bahkan menjual kawasan hutan lindung secara illegal untuk disulap jadi ladang sawit dan tempat tinggal kemudian berlanjut update video tiktok dengan caption perintis bukan pewaris dengan hastag #tokesawit. dan ternyata itu belupun belum cukup untuk pemerintah pun ada juga yang  membuat gebrakan dengan berniat  Deforestasi, yaitu Pembukaan lahan untuk kebun sawit, pertanian, atau tambangPembangunan jalan dan pemukiman. Akibatnya hutan jadi berkurang, hewan kehilangan habitat, cuaca makin panas, dan risiko banjir meningkat.

Penampakan hutan Aceh melalui satelit

 Harus bagaimana kini? Menyalahkan konser lagi atau rakyat atau para pengusaha kapitalis atau bahkan pemerintah sendiri yang merongrong semua alam kita untuk memperkaya diri. Sementara itu, gajahpun kini mengungsi diusir sebagai tuan rumah asli yang telah semakin minoritas posisi. Seperti kisruh keributan di taman nasional tesso nilo. Padahal posisi harimau yang sudah berulang kali keluar dari hutan saja sudah jadi pertanda jikalau habitatnya telah rusak parah, babi yang rantai makanan harimau dimusnakah oleh kita karena di anggap hama,kambing hutan diburu dan sembelih, harimau akhrinya mati dijerat kala keluar kebun dan memangsa ternak warga. Akhirnya hutan lebih leluasa di bedah karena tidak ada predator alami lagi. Pada akhirnya alam sendiri yang ambil sikap, sepertinya memang benar azab tapi bukan konser sebagai kambing hitam.

#Bencanaalam #sumatra #sumbar #aceh #sumut

       

Tuesday, 25 November 2025

Why we never hear men support men?

November 25, 2025 4

Why do we rarely hear the phrase “men support men”? Why does it feel almost taboo to talk about male solidarity, while “women support women” is widely celebrated and highly visible? On TikTok, the hashtag #Womensupportwomen has over 118K uses, yet #Mensupportmen barely reaches a few thousand. The difference is huge—and it raises an important question: What’s happening with men?

After digging deeper into this topic, I found several reasons why male support is rarely seen, rarely talked about, and often misunderstood.

1. Many men are raised to be emotionally restricted

     From a young age, boys are often told things like:“Don’t cry, be tough,don’t act soft.”  Parents usually believe they are preparing their sons for a harsh world, but the result is the opposite: boys grow up with very limited space for emotional expression. Showing vulnerability is seen as weakness, so they learn to hide it. Meanwhile, girls are generally encouraged to express their feelings, seek comfort, or cry when they need to. This early emotional conditioning shapes how men relate to each other as adults.

2. Male friendships discourage emotional connection

     In many cultures, male friendships come with strict, unspoken rules. Men are expected to act strong even when they’re struggling. Showing affection—like crying together or giving emotional support—is often mocked as “too soft” or even “gay.”

     On the other hand, women freely compliment each other, comfort each other, and openly show love. A woman telling her friend “You look great today, i like your outfit, tell me if u feel unwell, is normal. But if a man says that to another man, he risks being teased. This social stigma limits how men support each other.

3. Society pushes men to compete, not connect

     Men are taught to measure their worth through dominance—being the strongest, the toughest, the smartest, the most “alpha.” When competition becomes the culture, solidarity becomes rare. Instead of collaborating, many men feel they must prove themselves all the time, even in front of their closest friends.

4. Men fear looking weak—especially to other men

     Research shows men fear judgment from other men more than from women. They stay silent even when they badly need help. They don’t talk, don’t ask, and often carry the burden alone. This silence contributes to rising mental-health issues among men worldwide.

5. Male support does exist—it's just invisible

Men often support each other quietly, helping without asking questions,showing up when needed listening without emotional language but because the support is silent and non-verbal, people rarely notice it. Society expects emotional displays as signs of support—something men are discouraged from doing.

So why is “men support men” so rare? Not because men don’t care.

     Another reason why men support men looking a little bit in social media is  not because they don’t want to support each other. But because traditional masculinity punishes vulnerability, and emotional connection is treated as a threat to a man’s identity. When the culture teaches men to hide their feelings, it’s no surprise that male support becomes invisible and underrepresented.

1.      .   They support each other with silent. Like show up without talking too much or being reliable but since it’s not verbal, it often goes unnoticed because show emotional as men is taboo so that's why the hastag unpopuler like womensupportwomen..

How do we change this? We start by creating environments where men can speak honestly without being mocked. When society stops ridiculing male vulnerability, men will finally have permission to show care openly—just like women do. And when that happens, “men support men” could become more than a rare hashtag; it could become a normal, healthy culture where men uplift each other instead of competing for strength.

Men deserve support too. They just need the space to show it

#womensupportwomen #mensupportmen #hastag

Friday, 1 August 2025

In this economy and still got a relationshitt?

August 01, 2025 7

 Malam ini saya tidak bisa tidur, bukan karena relationshit tersebut, tapi karena kebangun setelah ketiduran akhirnya saya membuka leptop untuk mengejar bw dan berapa task yang belum saya tuntaskan. Perilaku ini memang menjadi salah satu habit kalau kebangun wkwk harusnyakan salat tahajud dulu ya (kencangin doa mana tahu besok dapat rejeki nomplok haha), tapi lucunya saya milih buat belajar karena otak refresh kalau belajar jam 1 malam keatas. 

In this economi tiba-tiba relationshittt

            Namun ada beberapa hal yang tiba-tiba terlintas dan menganggu saya dalam belajar kerja jam segini adalah "pikiran saya" jujur saya typekal orang yang ovethinking pada banyak hal. saya selalu mempersiapkan segala hal dan kemungkinan buruk biar gk terlalu terpuruk kalau tidak sesuai ekspetasi, mungkin kastanya saya saya kelewat hati-hati miikiran segala hal di usia yang sudah bukan remaja lagi bahkan padahal yang remeh dan gk penting-penting aman. dimana sehari sebelumnya saya saya sedikit berkonflik secara tidak langsung dengan teman saya yang akhirnya membuat saya delete no nya dan sekarang kepikiran apa blokir saja ya dia? ini karena dia blok igeh saya dengan alasan yang agak nyeleneh yaitu karena saya gk nyambung waktu diajak chat selalu kabur topiks kala saya konfir langsung di WA dan dari apa yang saya tangkap dia kesal karena dia pengen tahu tentang saya tapi saya selalu menghindari topik berat. bahasa sederhananya pdkt tapi gk berhasil mungkin yak.  yaaa mau gimana di era gedubrak sekarang mode survive jadi on gk bisa mikir relationship. wkwkw

In this economy 

tren tiktok in this economy          Belakang ini indonesia di warnai dengan berita yang bikin ngelus dada, tanah yang tidak digunakan dua tahun diambil pemerintah, pajak naik di beragam sektor, berita korupsi yang selalu bermain di angkat triliyunan, sampai semua transaksi digital diawasi kini. Pokoknya gk ada cela buat tenang di pemberitaan, belum lagi info kalau rekening bank nganggur lebih 3 bulan bakal di di blokir, duh  agak gimana ya.. bikin emosikan jadinya.  Mau nabung manual atm mati, mau di bank di intip total sama pemeritah, masalahnya kalau pajak kencang negaranya maju sepeerti switzerland gakpapa sih, tapi ini beritanya malah korup mulu jadi trust issue kan ke pemerintah sendiri. mana lihat negara tetangga bagi-bagi uang lagi buat rakyatnya, gimana gk iri dengki coba. Akhirnya mosi tidak percaya muncul lagi, tagar dan tren sosial media yang menunjukan sikap muak tumpah ruah di semua platform bahkan di kala mau merayakan ultah indonesia yang ke - 80 bulan ini, orang-orang malam memilih meramaikan bendera bajak laut one piece ketimbang merah putih. 

         Tren in this economy pun muncul kepermukaan, istilah ini lahir untuk mengambarkan kondisi ketidakapstian ekonomi yang membuat kita yang sudah melarat ini jadi makin sekarat lagi. beragam meme dan nasihat petuah bijak muncul yang benar-benar jadi sarana refleksi economi yang alih-alih  makin bobrok lagi. Segala videos bisa buat kita ketawa sekaligus menangis karena relate di aplikasikan di kehidupan. Bener emosi pokoknya. gak heran sih angka pernikahan turun orang sibuk mikirin makan besok aja udah sesak nafas, gimana mikir pampers dan susu yang sekali beli harga diangka ratusan wak... gak sempat mikir relationship pokoknya.

Relathionshitt

         Kembali ke awal, saya pernah diskusi ringan dengan teman saya di usia yang juga memasuki angka sensitiv untuk tinggal di kampung, namun sekarang dia benar-benar persetan dengan relationship, kala ditanya dulu awal usia 26 kala ingin lanjut s2 memang agak terbesit khawatir telat nikah tapi sekarang kiblatnya duit-duit or rumah, dan lulus cpns wkwk. Saya tidak tahu gimana perantauan membuka pikiran dia sekarang menjadi tidak vintage lagi, tapi yang pasti kehidupannya di kota yang tidak slow living menjadi salah satu faktor selain kenak prank sama abang-abang helm putih sepertinya wkwk.

         Kondisi lain, sekalipun saya tidak tinggal di kota metropolitan pikiran saya juga terikut arus dengan segala kemungkinan buruk, seperti di awal saya juga khawatir dengan banyak hal yang sudah dan kemungkinan bakal terjadi, memang tinggal di kampung tuntutannya gk terlalu meriah seperti dikota. ya... mentok2 wanita harus segera menikah atau nanti expired. Namun, di era sekarang segala kemungkinan buruk bisa terjadi, semisal wanita hari ini punya porsi yang setara dengan laki-laki dalam hal bekerja, kalau harga diri laki-laki adalah bekerja maka wanita pun dipandang rendah kalau tidak bekerja. Yang paling mengherankan status sunnah membantu suami juga menjadi wajib (sekalipun mungkin suami yang nyuruh keluar kerja tapi dari pihak saudara suami seperti ipar dan tantenya akan menyebut numpang tinggal atau sejeinsnya) contoh lain ini bahkan menjadi bumerang pada beberapa kasus yang tidak disadari diluar sana, dimana sifat alpha lakinya jadi hilang atau memanfaatkan moment menjadikan wanita atau istrinya sebagai tumpuan. Saya yakin kalian sering melihat berita wanita jadi tkw, tapi pernahkah kalian baca berita wanita jadi tkw tinggalkan rumah kepada suami, anak dan berakhir suami nikah lagi setelah anaknya dipesantrenkan? gimana gk emosi coba. ini mah bukan hubungan toxic lagi jadinya.

        Hal yang sangat disayangkan ialah kondisi ekonomi juga mengubah karakter orang,  kalian pasti tahu yang heboh p3k yang ramai ramai mengunggat suami, dan hal ini juga mendapat respon banyak yang setuju dengan dalih suaminya gk kerja tetap jadi mengkhawatirkan, pertanyaanya kalau dari awal gak kerja tetap kenapa mau ? kadang hal nyeleneh gini yang bikin muak. Versi lakinya kalau naik pangkat atau bisninsnya berhasil cari bini lagi,  (nambah istri ) alasan bininya gk becus rawat diri, atau tiba-tiba saja gk bisa kotrol napsu. padahal waktu sakit hampir mati istrinya yang nemanin sampai tubuhnya berubah bentuk ytta

     Namun bukan berarti saya melarang menikah, tapi di era dengan ekonomi waswas dan kadang membuat orang-orang membuka topeng asli, selamatkan diri dulu jangan bergantung ke orang lain bahkan suami karena khawatir ekonomi bisa merubah orang entah yang kaya tiba-tiba jadi miskin atau yang miskin tiba-tiba jadi kaya. ya kalau gk di ambil tuhan di ambil pelakor kalau kata orang ya wkwk minimal banget ada harta tak bersama kalau ada apa-apa. Duh pemikiran kejauhan ya. Tapi memang faktanya membangun hubungan tanpa mempersiakan segala sisi alias modal cintah saja bisa berakhir jadi pasien rsj. Apalagi kalau cewek lagi bucin jadi gak rasional. 

             Trying to survive in this economy... and still getting a relationshittt 

   
    #economy #relationship #trentiktok

     
    

     

Thursday, 17 July 2025

Review buku "Garis batas" Mengeksplorer peradaban negara pecahan Uni soviet yang berakhiran Stan.

July 17, 2025 9

Muda berkelana tua bercerita, kata-kata ini layaknya motivasi untuk orang-orang agar sering melakukan perjalanan. Namun, tidak untuk agustinus wibowo. Kata tersebut tidak singkron lagi, buktinya belum tua dia sudah bercerita banyak tentang perjalanannya yang spetakuler, dengan rekam jejak semua memori unik yang telah dilaluinya, ia berhasil menuangkan pengalaman tersebut dalam bentuk buku journalnya yang sudah tersebar kemana-mana. Adapun salah satu karyanya ialah "garis batas". 

Review buku garis batas

     Siapa yang tidak tertarik memacu adrenalin di kala muda dengan berburu cerita ke negara yang sedang ramai digosipkan? saya yakin lumayan banyak yang tertarik! tapi berapa banyak orang yang telah siap mati konyol dengan segala kemungkinan yang terjadi?!. Pertama kali mendengar podcast beliau mengenai perjalanan ke negara thaliban ditahun 2000an membuat saya tertarik untuk mencari tahu lebih. bukankan era dulu afhganistan terlihat sangat mencekam di kancah internasional?  hal ini malah menjadi daya tarik saya untuk mengeksplor lebih tulisan beliau entah di instagram atau di web pribadinya langsung hingga akhirnya setelah membaca sekilas terlihat menarik dan kini menjadi list baru saya pada buku selimut debu. Siapa sangka, yang duluan saya dapatkan malah buku series perjalanan ke negara tetangga afganistan yaitu tajikistan dengan judul "garis batas

     Saya tidak menyangka akhirnya mendapatkan buku ini setelah list berapa tahun yang lalu. Yaps dengan harga yang tak terhitung hemat, akhirnya saya mampu membeli buku tersebut di saat diskon besar-besaran yang diadakan oleh gramedia. 70 ribu lebih setelah diskon cukup membuat saya puas, karena dari harga asli yang bermain di angka 133.000 di pulau jawa dan pastinya lebih meroket untuk harga disumatra kalau tidak dapat disaat diskon ini. Saya menemukan di shopee dengan harga 149.000 Mahal tapi setara dengan isi pada buku yang mempunyai tebal 500 halaman lebih (kecuali mau nunggu diskon seperti saya). sejujurnya ini challenge baru untuk baca buku setebal ini setelah lulus kampus.

     Ada banyak hal yang menarik untuk diulas dari buku ini sampai saya bingung harus memulainya dari mana. Jebolan gramedia tahun 2011 yang akhirnya sampai disaya 2024 kemarin, namun baru kesampaian saya cerna di 2025.  Sejujurnya saya sudah jarang sekali membaca buku setebal ini setelah lulus kuliah, terakhir kala kampus saya bisa dengan mudah menamatkan buku setebal ini kurang dari 2 minggu karena faktor buku pinjaman, tapi kali ini terlihat sulit di awal, setelah membaca setengah bab, fokus saya terpecah yang akhirnya membuat buku berjudul garis batas menjadi pajangan hingga akhinya 2025 terbuka lagi, dan yaps setelah bertekat akhirnya saya bisa menamatkan lagi dalam 2 minggu dengan target harus jadi bagian postingan blog minggu ini. Akhirnya berhasil. Baca juga 7 spot snorkling terbaik di indonesia

     Pengalaman dalam perjalanan mengelilingi negara pecahan soviet benar-benar diluar ekspetasi. Bayangan saya, ujian negara produk sisa uni soviet tidak sekerikil tajam layaknya negara afganistan ternyata salah, siapa sangka.. berurusan dengan negara pecahan uni soviet tak kalah curam nyatanya. Berjodoh dengan polisi korup disetiap saat, dicurigain mata-mata, dititpu, dicopet, mengembel, diusir, siap  diseledupkan semua telah dilewati kecuali diajak masuk ke sekte terlarang. Banyak kejadian menegangkan yang dikemas santuy membuat cerita terlihat seru, padahal kita tahu, kalau dihadapkan pada posisi beliau, kita sudah nangis meraung minta pulang. Ada satu kutipan yang buat saya sangat tertarik setelah membaca beragam cerita apes dan sial beliau "Memikirkan kesialan akan mendatangkan kesialan lain" jadi langsung kabur saja. 

    Memo perjalanan Agustinus Wibowo menjelajahi negara-negara berakhiran stan ini benar-benar berhasil membuka tabir baru yang tak saya tahu tentang negara-negara Asia tengah, semisalnya ada kota bernama sokh milik uzbeskitan yang berada di kirgistan secara geografis dengan peduduknya orang tajik. sungguh insight yang sangat menarik. belum lagi hal menarik lain seperti perbatasan sebatas ruang dapur dengan negara tetangga hingga tentang sejarah lahirnya para negara tersebut setelah bercerai dari uni soviet. Percaya atau tidak,  membaca buku ini serasa seperti belajar  mata kuliah sejarah, geografis hingga antropologi selama satu semester, betapa detail,lengkap dan serunya pertualangan agustinus wibowo ini dalam menyelami sejarah lampau akan cerita yang membungkus ragam pengetahuan tentang negara di asian tengah tersebut, bahkan kini saya sudah hafal bentukan peta asia tengah dengan modal buku ini saja.  

    Didalam buku ini sendiri ada ada 5 Bab yang  dikemas pernegara, mulai dibuka dengan tajikistan, Kirgistan, Kazakhatan, Uzbekistan dan Turkmekistan. Jajaran kata stan pada setiap negara tersebut bermakna "tanah" yang di ambil dari bahasa persia, tajikistan tanah bangsa tajik, kazahkhtan tanah bangsa kazakh, hindustan tanah orang hindu dan seterusnya. Adapun untuk bangsa yang sudah menetap dan berbahsa turki mereka adalah orang uzbek sedangkan yang berbahasa persia jadi orang tajik.  Negara tersebut juga mempunyai ciri khas dan cerita yang berbeda-beda dan yang membuat garis batas nya terlihat jelas. Sedikitnya saya coba rangkum dari kacamata yang tangkap. 

Review buku garis batas

    1. Tajikistan (Eksistensi Negara Merdeka)
      Dibuka dengan cover wajah seorang anak yang dibarengi judul "Eksistensi Negara Merdeka" quotes pelengkap yang juga tercantum menggambarkan tampilan secara tak langsung Roti adalah makanan, rempah roti juga makanan"  dari situ saja kita bisa ketebak betapa negara ini tidak pelit syukur sekalipun dalam melarat kondisi setelah merdeka dari soviet. Sambutan dari para diplomat saja dengan celana pendek kala itu, namun salutnya sekalipun kondisi negara yang sekarat tidak akan ditemukan pengemis dan gelandangan (harga diri mereka tinggi) tingkat pengangguran juga bermain diangka yang minim yaitu 2.1% saja. ditambah tingkat literasi yang cukup baik bahkan sampai kepedalaman. Budaya orang tajik telah bercampur baur dengan efek dari rusia, bidang pendidikan juga berefek sampai ke nama yang juga yang punya pengaruh dari penguasa moscow dengan mengkombinasikan nama marga, nama asli dan nama ayah.  kalau dulunya nama Ali bin mahmud bin Abdullah maka setelah peleburan menjadi Abdullayev Ali Mahmudovic gabungan arab dengan slavic. Hadiah dari uni soviet membuat mereka sangat familiar masih dengan rusia bahkan setelah merdeka segala hidangan kemudahan yang telah disediakan soviet dulu masih cukup ramah sampai kini di pendengaran kita.  
    2. Kirgizstan. (Tenggelam di atas Peta)
      Adalah negara pertama yang memproklamirkan kemerdekaan dari Moskow pada tahun 1992 dan juga menjadi negara pertama di asia  tengah yang mempunyai mata uang sendiri. Dulunya orang kirgiz adalah para nomaden yang telah dirumahkan oleh uni soviet sama seperti halnya orang kazakh. Sikap dan Upaya yang dilakukan melahirkan percikan dengan orang Uzbek yang berada di Kirgizstan. pemerintah bahkan memberi kemudahan dalam lapangan kerja serta berupaya meramaikan hunian tersebut dengan orang kirgiz. Hal ini membuat kecemburuan orang uzbek pada pemerintahan, program pemerintah yang menepatkan, mempermudah lapangan kerja hingga memperbanyak orang kirgiz nyatanya membuat pergesekan dengan orang uzbek yang membuat ratusan nyawa hilang dan lebih dari 100.000 etnis uzbek mengungsi ke uzbekistan. Pemetakan dalam tujuab politik ini membuat orang Uzbek dan Kirgiz jadi kurang harmonis, Orang uzbek menyebut bangsa kirgiz adalah orang gunung karena posisi yang berada di dataran tinggi. Negara ini bisa dikatakan tidak punya sumber penghasilan apapun, dulunya kala bergabung dengan soviet mereka selalu dipasoki segala kebutuhan oleh kawasan uzbekistan, namun setelah garis batas muncul negara ini seperti culture shock melewati kemerdekaan yang tidak perlu diperjuangkan. Faktanya negeri stan tidak pernah diundang untuk berkompromi ketika rusia, ukraina dan belarus mengumukan pebubaran uni soviet. Kini kehidupan berguncang drastis mengawali semua dari nol. 
      peradaban kazakhstan setelah runtuhnya uni soviet
      Penampilan kazakhstan setelah lepas dari uni soviet

    3. Kazakhtan (Untuk Hidup Bersama Serigala, Bicaralah Seperti Serigala )
      Berbeda dengan kirgizstan setelah merdeka kazkhatan yang kaya akan hasil bumi disulap menjadi negara yang maju berkat ladang minyak dan gasnya. Bisa dikatakan negara ini adalah yang paling kaya diantara pecahan uni soviet. Namun pastinya kapitalis mulai tercium semerbak di negara ini, golongan terbagi jelas di negara kini. orang kaya dan si miskin terlihat kontras kejahatan juga terlihat nyata di malam hari. negara tersebut langsung tumbuh layaknya metropolitan normal yang melahirkan banyak magnet baik untuk investor atau penjahat. orang kazakh sendiri masih punya selisih keturunan dengan orang kirgiz dalam artian masih serumpun saudara nomaden, bedanya ialah kirgiz yang hidup di dataran tinggi sebaliknya kazakh yang hidup di dataran rendah atau padang. Samahalnya sentiment setelah dikota-kotakan soviet, rasisme juga masih eksis dinegara ini sebagaimana dulunya orang rusia memandang rendah para bangsa asia tengah dan kaukasus, kejadian ini berulang dibalik. Berketurunan di slavik dengan tempat tinggal di kazakhtan juga memaksa para slavic menjadi kazakh kalau tidak mau diasingkan. 
    4. Uzbekistan (Tarian Masa Lalu)
      Bisa disebut negara pacahan soviet yang paling anti Rusia, Kenangan penjajahan dan perlakuan membuat semua yang berkaitan dengan rusia dihapuskan, segala rekam memori penjajah digantikan baik bahasa sampai patung dan photo tokoh komunis dilenyapkan. Etnis Rusia pun menjadi warga kelas dua, mereka sulit mendapat pekerjaan dan berakhir banyak jadi orang buangan atau pemulung. Rasis kepada keturunan slavic memang tak main-main di negara ini. Namun sisi lain bahasa rusia adalah penghubung para negara berakhiran stan. Orang uzbek mempunyai hubungan yang saling menaruh curiga juga dengan tajik. Negara ini sangat trust issue setelah beragam kasus yang menimpa orang uzbekh. Sekat dan garis batas terbaca jelas. Disaat para penguasa rusia merumahkan orang kazakh dan kirgiz. uzbek dan tajik sudah membangun kota besar yang menjadi salah satu peradaban islam di abad pertengahan. Orang uzbek aslinya adalah orang Turki yang menetap dan ada sebelumnya, sedangkan versi Turki menetap dan berbicara bahasa persia adalah orang Tajik. 
    5. Turkmekistan. (Utopistan)
      Dalam historinya negeri ini dulu dihuni para bandit padang pasir turkoman yang tersohor dan terkenal suka membunuh, menculik dan memperdagangkan orang persia-iran. Bisa dikatakan cukup membuat merinding kala membidik masa lalunya.  Namun menariknya lagi. Setelah merdeka dari Soviet masyarakat kenyang dikasih makan oleh pemerintah, Namun pastinya "tidak ada makan siang yang gratis" segala hal  pastinya harus dicurgai, Ketika negara asia tengah lain gencar mengganti bahasa rusia ke bahasa lokal, negara ini lebih ekstrim lagi, bulan, minggu, nama jalan hingga hari diganti dengan segala hal yang berkaitan dengan turkmenbashi orang no 1 turkmekistan. Beragam propaganda disalurkan pada negara yang menutup diri ini dengan dunia luar. Kitab agung yang ditulis untuk memuja kebaikan turkmebanshi, segala pergerakan dan ucapannya adalah undang-undang baru negara ini. garis bantas antar negara terlihat jelas bahkan sekedar mengimajinaskan dunia luar di beri pembatas.

Wednesday, 4 June 2025

Olahraga tipis-tipis sebelum naik gunung, 4 bukit kawasan Aceh Besar ini cocok untuk pemula.

June 04, 2025 8

Memasuki usia sendi lutut mulai gemetar membuat saya berburu spot bukit baru lagi. Faktor gemar wisata alam yang di dukung oleh wilayah yang kaya dengan beragam bukit cantik membuat saya semakin bersemangat, namun sayangnya setelah lulus kuliah teman trip sudah pecah ke beragam daerah jadi sangat sulit di kumpulkan, entah pulang kampung setelah lulus kuliah atau merantau mencari keberuntungan rezeki di luar kota hingga sudah gendong bocah. Hal inilah membuat saya jadi  terbatas dan berakhir menunggu di dibukanya trip ke padang savannah yang menjadi target baru saya untuk melihat paras alamnya sungguh mempesona. Memang paras nusantara itu gak kalah kayak luar negeri tapi kita aja jarang keluar main terik.

Penampakan pencak pertama di bukit data luah

    Terlepas dari trip kalian bisa pergi ke beragam bukit yang tidak perlu mengandalkan tour khusus karena aksesnya yang mudah namun efeknya pasti daerah yang begini bakal berserakan dengan orang, sedangkan bukit yang sulit biasanya sepi bahkan bisa jadi kalian satu satunya group trip kala itu. Berikut Bukit yang bisa kalian coba untuk eksplore sendiri yang mudah di jangnkau hingga yang perlu bantuan guide dari pengalaman tempat yang sudah saya tapaki, yaa hitung-hitung tes fisik persiapan sebelum mendaki gunung asli… 


  • Bukit siron 

Tempat ini berada di kawasan Cot glie dengan posisi melewati waduk keliling indrapuri, yang merupakan salah satu destinasi wisata yang lesu saat ini. Adapun menuju kesini cukup bayar jalan masuk waduk kelilingnya saja, jadi kalian bisa mengintarai jalanan hijau yang kaya dengan spot cantik dengan akses jalan yang baik, selain itu tempat ini sangat aman di datangin dengan mobil dan dimeriahkan dengan keluarga yang mencoba piknik, ada sungai kecil yang sering dimeriahkan oleh para pengunjung kala akhir pekan entah ingin memancing atau membuang pusing sejenak sekiranya tidak ingin mendaki, dan jikalau ingin mendaki juga rutenya cukup aman, padang ialang yang lebah membuat tempat ini terlihat adem banget, tanpa perlu navigator kalian bisa main kesini untuk mendaki atau sekedar cuci mata melihat alamnya yang ghibli banget. untuk detailnya baca Gabut berakhir ke Bukit Siron ternyata ghibli banget

Pemandangan bukit siron

  • Bukit Jalin

Bukit Jalin adalah salah satu destinasi wisata alam yang cocok untuk setiap orang. Tempat ini berasa di Desa yang bernama Jalin juga, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Adapun jarak tempuhnya ialah sekitar 60 km dari Banda Aceh atau kisaran 1,5 jam. Tempat ini mempunyai akses jalan yang memadai sehingga aman di datangi dengan keluarga sekalipun, jadi sekiranya tidak ingin melakukan hikking atau camping ada tawaran menarik lain yang bisa di temukan disana yaitu sungai jernih yang banyak di nikmati para pemancing, serta alamnya yang hijau dan teduh terkhusus tempat ini juga telah dilengkapi para pedagang kecil dari masyarakat lokal yang lengkap dengan gezebo sampai mushala untuk beristirahat juga. Tambahan info lainnya, dulu tempat ini jadi kawasan berkumpulnya para anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk berlatih dan setelah perjanjian damai, area ini bertransformasi menjadi destinasi wisata alam dengan pendakian yang aman untuk para pemula . Selengkapnya bisa baca di Panorama indahnya alam jantho

penampakan pemandangan di bukit jalin

  • Data luah

Dikenal juga dengan kata data luah, tempat ini terletak di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Indonesia dan lebih tepatnya di kawasan pegunungan Bukit Barisan pada kecamatan Kuta Malaka (Samahani). Nah untuk trek jalan sendiri, tempat ini mempunyai jalur yang cukup tak aman untuk dilewati berdua, artinya kalau kesini minimal dua motor atau group yang lebih besar dan sangat sulit untuk dilewati mobil, tidak ramah untuk semua kalangan karena perjalananya yang sulit, namun syukurnya pemandangan alamnya sangat menawan sehingga jerih payah perjalanan akan terbayarkankan. informasi lainnnya alur ketempat wisata ini juga masih berdamping dengan wisata air terjun namun kalau ke sini belok ke kanan, Kondisi akses yang sangat lair membuat tempat ini tidak ada orang sehingga di pastikan ada persediaan lengkap terkhusus makanan lagi jikalau ingin melakukan camping. untuk cerita lengkpnya bisa baca di Wisata alam ke bukit data luah

Penampakan bukit data luah

  • Glee botak 

Glee Botak adalah sebuah wisata alam yang di kawasan bukit pemancar lhoknga, Adapun Nama "Glee Botak" berasal dari bahasa Aceh, di mana "Glee" berarti "bukit" dan "Botak" berarti "gundul" atau "tidak berambut", menggambarkan kondisi bukit yang tidak ditumbuhi pepohonan lebat. tempat ini mempunyai akses yang terbilang sulit juga sekalipun jarak tempunya terlihat dari jalanan nasional. tempat ini sendiri juga mempunyai status yang sama dengan data luah yaitu masih asri yang mana hanya jalan setapak dalam rute menaikinya yang penuh hutan belukar mulanya dan baru berlanjut mendaki bukit selanjutnya. tempat ini perlu navigator karena di antara jalur ada dua bukit yang ternyata satu bukit lagi menurut info dari penduduk lokal kaya dengan ularnya gak kebayang dong kalau nyasar menghilang sendiri lucunya kalau pendakian kami ada yang nyasar dua orang bayangin berapa degdegannya kami saat itu ditambah hpnya jatuh di dalam hutan lagi waktu nyasar, saya yakin mreka troma banget kalau diingat haha. kalian bisa baca cerita nya di sini ya Mendaki Glee Botak untuk Healing berakhir Hilang.

Penampakan lhoknga dari bukit pemancar glee botak


#naturelovers #pecintalam #traveling #pendakian #hiking 

Friday, 30 May 2025

Drama Suka Duka jadi Food vlogger.

May 30, 2025 13

Hobi Jalan-jalan menjadi celah untuk mengeksplorer banyak hal selain tempat, yaitu selayaknya makanan. Saya tidak menyangka kegemaran mencicipi beragam makanan baru sempat membuat saya kebelet jadi food vlogger di youtube dengan kondisi selayaknya orang fomo musiman. Namun lucunya ini bertahan sampai sekarang di niche itu walau belum menata ulang postingan lain yang random. Saya masih gemar berburu konten masakan baru. Terlepas dari berhasil tidaknya saya membangun channel  youtube  dengan kiblat konten mayoritas makanan. Ada cukup banyak drama suka duka yang telah saya lalui yang mungkin jadi barang pertimbangan juga bagi kalian yang juga tertarik.

suka duka jadi food blogger
Sei sapiku yang kini sudah tutup di banda aceh

    • Kena Scam 
       ini adalah  salah satu bagian yang familiar bagi kita yang perdana ke tempat orang atau ke tempat makan baru yang asing di perjalanan. kalian pasti pernah lihat konten viral dimana makan di warteg berakhir dengan harga 700 ribu? Jujur ini adalah hal yang paling di takutkan melihat tidak  semua tempat makan aware tentang ini padahal merunjuk UUD perlindungan konsumen Nomor 8 Tahun 1999, hingga Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35/M-DAG/PER/7/2013  para pelaku usaha wajib mencantumkan harga dan tarif jasa. Namun  kejadian dilapangan selalu berbalik, tetap selalu ada pedagang yang nakal, terkhusus kalau tempat yang terlihat sederhana yang menjadi alasan kita mampir dan tidak terlalu khawatir dengan harga eh malah berakhir kena scam. Saya pernah kena scam dengan harga 3 kali harga normal di tempat lain dengan  rasa yang terlihat seperti saya costmer percobaan.   Siapa yang gk emosi coba..

    • Rawan penyakit 
      Saya tidak menyangka sekarang punya riwayat kolestrol di usia 28, dikala orang melihat sebagai orang yang cukup kurus seperti kurang makan, manulstrisi atau mungkin kurang berkah sehingga makanannya gk jadi daging. Menjadi foodie nyatanya membuka peluang besar untuk beragam penyakit layanya kolestrol, gula dan beragam jenis  lain karena hobi incip-incip makanan. Sekarang ke khawatiran saya ialah pcos karena melihat salah satu teman saya mengindapnya. Akhirnya saya mulai membatasi makanan seperti mie seminggu sekali maksimal banget, gk makan sosis, nuget atau teh lagi kecuali tidak ada opsi lain ketika mencari tempat baru  dan juga jadi gemar minum jahe, air hangat, dan jenis probiotik lainnya untuk menetralkan lambung saya yang sering di kunjungi makanan viral.

    • Nyicip makanan gak layak
      Adalah sebuah troma bagi saya jikalau mengingat ini, sejujurnya ini bukan pertama kali nyicipin makanan basi dan yang gk layak, tapi saya pernah menghabiskan setengah perkedel yang ternyata sudah di huni oleh ulat atau belatung! bayangkan betapa mualnya saya, bahkan ketika komplen pihak tempat makan mengelak dengan kata gk ada kak, makanannya baru semua (jadi dikira saya niat bawa belantung buat jatuhin makanan dia apa) jelas-jelas mereka bisa lihat belatung atau sejenis ulatnya masih bergerak dengan kondisi di dalam yang belum saya gigit habis,  jujur saya sangat emosi namun karena momen waktu itu daerah tempat makan kakak saya kerja jadi kaka cuma suruh keluar tanpa komplen lagi karena takut di tanda juga kak saya. Lucunya kami bayar makanan gk layak itu dengan harga yang scam juga. 

    • Susah kontrol berat badan
      Jujur saja alasan lain saya ingin terjun mencoba keberuntungan di niche foodie ialah untuk menaikkan berat badan, hal ini karena nafsu makan saya sangat minus tapi hobi nyicip makanan baru. Kebetulan saya bukan orang yang picky makanan jadi sayuran, minuman bisa di acc semua kecuali pete (sumpah pahit banget sampai troma pertama kali makan.) namun lucunya berat badan saya tetap tidak bertambah bahkan saudara saya bilang kamu beruntung bisa makan apa saja gk gemuk. nanti usia 30an minum air putih aja naik sekg. Hal ini tentunya menjadi momok menakutkan karena mengingat beberapa youtuber yang berat badanya naik hingga bikin susah bergerak benar-benar ada kejadian, ada youtuber mukbang bahkan memilih memuntahkan makanan setelah konten makan terekam karena khawatir jadi gemuk, dan yang lainnya memilih mengedit potongan video mukbangnya seperti yang pernah viral. namun beberapa benar-benar berhasil bisa mengontrol makan seperti tanboy kun dengan porsi makan yang sudah kewalahan untuk di bayangkan saja.

    • Kantong kering
      Hal yang paling sering menjadi kendala lain ialah persoalan finansial,  terkhusus untuk kita yang baru merintis harus berburu konten makan tentu perlu modal yang lumayan belum lagi mengingat kadang setelah effort keluarin duit malah di scam entah harga atau rasa dari penjual yang sangat jauh dari ekspetasi awal kita. Pada sisi lain saya mengakali dengan membuat kumpulan video dari yang sudah pernah saya coba untuk memperbanyak khasanah konten semisal "lima jenis mie favorit anak kos" yang isinya kumpulan video short jenis mie yang sebelumnya sudah saya incip mulai dari pangsit, bakso, mie ktiwau, indomie, mie aceh sampai makanan jepang yaitu ramen dan sejenisnya. Hal itu cukup berhasil untuk membuat akun selalu aktif dari interaksi di beranda mengingat orang suka makanan terkhusus lagi lapar.  
    Semua itu adalah yang paling umum di alami oleh para pemburu makanan, belum lagi yang keracunan dan di scam makanan tidak halal seperti yang pernah kejadian di guru saya atau tempat makan yang lagi viral sekarang Ayam Goreng Widuran  yang ternyata sudah 50 tahun lebih nipu publik dengan terang-terangan memasang layer halal di tahun 2018 dan bahkan ketika ditanya oleh yang berjilbab juga menyebut hala. kasusnya beda dengan beberapa yang sedang mengurus label halal karna ayamnya murni mengunakan minyak babi untuk penggorengan  (Syukur saya tidak sampai di tahap ini atau mungkin belum ketahuan hiks semoga tidak ada berita buruk yang masuk berita di tempat yang sudah saya datangi. Entah itu kasus halal haram atau borak dan daging tikus.
     Terlepas dari keinginan jadi food blogger or vlogger semua yang hobi jalan-jalan dan hunting makanan pasti punya peluang dikerjain demikian, Namun semoga di jauhkan dan lebih was was lagi kedepannya. dan buat para para pembisnis makanan tolong transparan dari awal please. terkhusus juga untuk harga wajib banget cantumi di menu jangan sekedar menu makananya apa. Btw kalian ada pengalamana pahit ketika nyicip makanan baru gk nih? 

#foodie #foods #mukbang #asmr #foodgram #food

Tuesday, 20 May 2025

Menjamurnya Anime dengan Genre Loli jadi Ladang Pedo kini

May 20, 2025 6

Jujur, saya menulis ini sempat maju mundur karena topik yang di anggap sensitif dan bisa masuk pelanggaran, bahkan ketika mengetik asal usul penggunaan kata loli saja saya dapat notif apa mau di lanjutkan atau tidak, konsepnya sama seperti mengetik suatu konten bahaya dan dapat peringatan atau ketika mencari tahu tentang kata tertentu malah diarahkan ke psikolog dan sejenis bantuan darurat lainnya (see betapa bahayanya kata ini). Namun tekat untuk menulis ini kembali muncul ketika kasus grup fantasi sedarah di facebook yang begitu mengerikan untuk tidak di tulis. 
Menjamurnya anime dengan genre Loli jadi ladang pedo kini
Buddy Daddies, salah satu jenis anime yang mengangkat kisah anak yang aman dan ringan ditonton.
    Hemat saya.. ada sebuah postingan di instagram yang membuat saya pertama kali berpikir tentang topik ini, yaitu kala sebuah video reels yang memperlihatkan jepang dengan inovasi yang kencang sampai-sampai disebut jepang lebih maju 10 tahun dari negara lain. Namun yang menjadi titik pertanyaan tersebut malah di komentar dimana  seorang wanita memberikan opini diluar dugaan, kurang lebih katanya begini "ya negara ini sangat maju terkhusus dalam obsesi terhadap anak kecil dan fantasi perihal wanita muda yang suka di fetiskan" disaat komentar lain memuji kecanggihan jepang komentar ini membuat pusat lapak diskusi baru dan cukup insight untuk disimak kala itu. 
  Saya pun akhirnnya mencerna baik-baik segala informasi dan pengalaman yang saya dapatkan dan memang negara ini sangat obses yang berbau anak-anak hingga sesuatu yang muda, seperti suara yang sangat identik diimutkan, pose photo juga yang sangat imut, make up yang terobsesi jadi wanita muda (disaat negara lain trennya bold or latina dan ingin terlihat sebagai wanita dewasa) sampai film dan mangga pun yang sering berserakan dengan peran dari anak-anak yang berakhir menikah dengan pengasuhnya.. ya sejenis  genre l0li yang disusun secara kasat mata atau bahkan yang terang-terangan.  

Asal Muasal Kata Loli

     Oya istilah dari  "loli" sendiri diadopsi dari kata "Lolita", yang mulanya merujuk pada sebuah novel yang cukup kontroversial. Dimana novel ini bercerita tentang seorang pria dewasa yang jatuh cinta dan terobsesi secara 5eksual kepada seorang gadis berusia 12 tahun bernama Dolores Haze, yang dipanggil dengan kata sayang"Lolita". Adapun  kisah lolita ini berkembang hingga di adopsi ke dalam budaya jepang melalui manga dan anime yang mana digambarkan sebagai wanita muda yang imut polos dan selalu menjadi objek dari pria dewasa. Istilah lolita ini akhirnya dikenal lebih akrab dengan kata loli setelah masuk kesana,  yaitu pada awal tahun 1970 sampai 1980-an, karakter gadis muda dengan tampilan dan suara yang imut polos mulai diperkenalkan manga dan anime. Berlanjut hingga  tahun 1984, sebuah majalah dengan terang-terangan muncul dengan judul besar Lolita anime yang mempertegas budaya baru negara ini. 
     Sebenarnya kata "Loli" sendiri tidak selalu merujuk pada konteks seksual karena jenis loli sendiri dipecah menjadi beberapa jenis. Semisal murni loli (anak kecil)  atau ada juga wanita dewasa tapi tubuh, suara dan sikap seperti anak kecil, hingga  tergantung pada genre dan niat si pembuat karya. Dan hal ini juga menjadi topik yang belum selesai diperdebatkan semisal pada beberapa kasus penonton melihat karakter loli tersebut tidak secara 5eksual, melainkan sebagai simbol kemurnian hati dan perlindungan yaa... bisa dikatakan sejenis konflik antara sifat polos yang dibuat untuk memicu alarm alami sebagai pelindung  contoh  Buddy daddies, gakuen babysitters yang mana menggambarkan karakter  wanita atau laki-laki yang  melihat anak kecil polos menangis dan tersesat, maka naluri keibuanya atau sifat kebapakannya muncul untuk merawat dan melindunginya. Namun dalam konteks lain, ada pembuat karya memang merangkai cerita  yang murni mengandung konotasi 5eksual terhadap karakter anak di bawah umur. Semisal seorang anak dibawah umur menyukai pria dewasa bukan sebagai ayah. sehingga para penonton di beri pandangan dalam sudut mata yang sama dari awal dan melahirkan fantasi yang berbeda, dimana  karakter dan hubungan bisa dieksplorasi tanpa batas seperti di dunia nyata. Apalagi orang yang punya penyakit pedof!l begini, pastinya merasa lapaknya telah disediakan untuk memenuhi fantasinya  yang tidak legal pada kasus ini.


Menjamurnya anime dengan genre Loli jadi ladang pedo kini
yang lagi rame di threads juga
   Sayangnya lagi  negara jepang nyatanya  memiliki hukum yang cukup longgar perihal fantasi fiksi dalam ranah ilegal ini. Banyak sekali jenis anime hari ini yang muncul dengan genre loli pada fantasi 5eksual yang membuat hal ini terlihat layaknya seogok jamur yang memenuhi setiap sudut jepang, bahkan kata ini juga kita merambah ke internasional melalui istilah loli yang di populerkan oleh jepang kepada para wibu seinternational. Sekalipun ada batasan konten terhadap penayangan jenis genre ini di taraf international. Namun, tetap juga jemari dan jalur ilegal penonton telah berhasil membuat tayangan sejenis ini ramah di semua kalangan. Sehigga tidak akan heran jika kalian masuk group anime mangga menemukan komentar musang birahi padahal jenis anime yang topik bukan dalam konteks yang  mengarahkan unsur 5eksualitas. Misal nonton anya tapi karena otaknya sudah keseringan dengan genre loli yang ilegal sehingga melihat anak kecil beginipun mereka halu ingin jadikan bini (karena fantasi didunia nyata mutlak tidak mungkin) jadi kebawa ke setiap kasus film yang ada usur anak yang mengemaskan  dan bahkan parahnya kepada dunia nyata yang di lecehkan pada anak di bawah umur melalui dunia maya atau bahkan real.

Kasus Pedo di Indonesia
 
      Kembali ke awal.. kalian pasti masih ingat dengan kasus yang sempat viral perihal salah satu oknum polisi yang  melakukan kekerasan seksual pada anak usia 6 tahun dengan membuat video yang di up ke akun p0rn australia dan berakhir dilaporkan oleh federasi polisi Australia. Ini cukup menunjukan seberapa liar makhluk berakal yang tidak tebang pilih memenuhi fantasinya atau bahkan request dari para predator lain. Mereka menjahati orang yang secara fisik belum memenuhi kriteria daya tarik sebagai wanita matang, yang mana sering dijadikan alasan oleh  para pelaku untuk melancarakan  aksinya. tapi lihatlah kini, posisi anak kecil yang tidak berdaya semakin ikutan eksis jadi korban bahkan balita pun telah di targetkan seperti salah satu postingan di group fantasi sedarah tentang seorang bapak yang mengunggah photo anaknya yang masih 2 tahun dengan caption yang mengerikan kurang lebih begini "Nunggu sebentar lagi belum muat semoga aku  yang dapat per4wannya bukan suaminya"  Lihatlah sekacau apa group tersebut.  ini membuat saya sangat overthinking bagaiamana isi dark web atau mariana web. Pastinya isi disana bisa lebih sadis lagi, karna setingkat group fantasi sedarah saja tidak di kunci di facebook berani bertingkah sejauh ini gak bisa saya bayangin yang jadi korban web mariana. 
Menjamurnya anime dengan genre Loli jadi ladang pedo kini
Salah satu pelaku di grup fantasi sedarah yang sempat di ss sebelum akunnya private 
         Kita sadar bahwa istila pedo itu sudah lama muncul ke permukaan tapi belakangan ini sangat eksis jejaknya. bahkan video anak sd yang di wawancara karena cantik saja pun jadi ladang pedo bermunculan "kalau dulu komennya dek abang tunggu  10 tahun lagi" tapi kalau sekarang sangatlah brandal "umur hanyalah angka or soal lubng bisa di paksa" kenapa terlihat sangat menjamur kata-kata tersebut kini? Bagaimana bisa orang-orang bisa bercanda dengan kata-kata yang menjijkkan tersebut. Dulunya istilah loli akrab hanya bagi para wibu dan para penikmat anime jepang tapi sekarang saya menemukan istilah tersebut akrab pada banyak kalangan dan bahkan sering muncul di sosmed layaknya lapak bagi para pedo kini. 

#Anime #jepang #wibu #japan #loli #manga