Wisata komplit dengan menjelajahi Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Banyak tempat wisata yang bisa
dikunjungin ke Jakarta, namun sebuah tempat yang bisa memenuhi ekspetasi saya
sebagai orang yang suka belajar sejarah dan budaya adalah tempat ini. Wisata ke
taman mini Indonesia indah (TMII) akhirnya menjadi destinasi yang kami tuju dengan
mengandalkan grab untuk meringkas perjalanan yang terbilang lumayan menguras
waktu. ya Akhirnya kami tiba dimuka gerbang dengan sambutan para karyawan yang
sudah stand by dengan alat scan qrisnya di harga 35 hari libur.

![]() |
| Danau yang di desain dengan gambar peta indonesia |
Perjalanan pun berlanjut setelah turun menuju ke tempat yang di maksud, kondisi mendung membuat kami mencoba menempuh jalan kaki alih alih menunggu jemputan lewat, perjalanan cukup jauh dari ekspetasi ternyata “ mengingat kalau naik kreta gantung terlihat cepat dan dekat” akhirnya tenaga mulai di timbun sembari menunggu kreta lewat. Maklum selain umur tiba-tiba teori jalan-jalan 10 ribu Langkah kaki di skip mengingat kretanya gratis juga. Toh selanjutnya perjalanan liburan pindah stasiun halte dan keliling tempat lain di dominasi jalan kaki juga. Saya mencari pembelaan atas kondisi sekarang dalam hati, karena pengalmanan kalau traveling begini sehari bisa sampai 15 ribu Langkah, bahkan pernah 18 ribu Ketika liburan di Malaysia dalam sehari. Tentu habit ini jarang terjadi jadi berharap kalau liburan Adalah momen untuk mendisiplinkan kaki secara tak langsung yang terbiasa manja alias jarang olahraga. Akhirnya yang ditunggu muncul. Kami pun bergegas naik memperhatikan seksama banyak tempat menarik yang di lewati. Banyak sekali museum ternyata seperti museum penerangan, museum tranportasi, museum Komodo, sampai museum Indonesia yang saya kunjungi salah satunya. Kondisinya juga sama untuk taman yang juga terdiri dari beragam jenis penghuninya, mulai dari taman burung TMII, taman apotek, hingga taman Kaktus. Belum lagi tempat atraksi dan wahana layaknya skyworld sampai teater berbentuk rumah keong mas yang selalu laris dengan penghuninya, sayangnya waktu saya terbatas karena banyak ada tempat derah lain yang ingin di kunjungin dalam sehari, jadinya saya memilih beberapa tempat yang paling menarik untuk diintip didalam TMII seperti museum Indonesia, dan taman anak-taman yang terlihat paling menonjol ukurannya dan rumah keong.
![]() |
| Beberap tempat yang memerlukan tiket masuk berbayar lagi untuk dikunjungi. |
Sialnya setelah tiba di taman anak kali ini tidak buka, entah kondisi apa yang membuat tidak buka bisa jadi renovasi atau apapun itu, membuat agak sedikit kecewat setengah masam akhirnya saya hanya memotret sekilas untuk kenangan dengan seekor meng sebagai modelnya parahnya apes ini belum berakhir, kini sambutan dengan gerimis hujan tiba-tiba saja menghampiri dalam posisi tidak terduga. Kami berlari mencari perlidungan banyak waktu terkuras di sesi ini. Akhirnya setengah siang telah lalu kamipun tidak bisa menghabiskan waktu terlalu banyak tempat tersebut, namun terasa sayang jikalau hanya langsung penjuru melalui wahana gantung dan langsung balik, akhirnya perjalanan balik kami pastikan tetap masuk ke museum mengingat ini juga tidak menghabiskan waktu yang banyak sebatas alias melihat penampakan dan langsung keluar. Ya alih-alih rumah keong nonton yng menguras waktu bisa 2 jam ini tentunya ini lebih aman mengingat juga gratisss. Akhirnya pelarian kesini sebagai penutupan mengingat bentukannya juga yang paling besar tentu menambah rasa penasaran dengan harapan tidak berakhir seperti taman anak-anak alias malah tidak buka kala kami kesini. Kami sempat masuk kesini sebelum pulang sehingga merasa rasa kecewa sediikit tertolong dengan visual museum yang cukup meriah penampakannya, btw khusus penamapakan museum akan di ulas di article khsusus.























