Sunday, 29 March 2026

Wisata Benteng Anoi Hitam Sabang: Hidden Gem Gratis dengan View Laut Instagramable

Ini Adalah perjalanan di 2025 pada september yang baru terealisasikan untuk dituankan di blog pada tahun 2026. Benar diluar ekpetasi saya, niat untuk ditulis sebulan kemudian berakhir 6 bulan setelahnya.  Memang salah satu musuh utama kita adalah penundaan yang berubah menjadi kelupaan.”Anoi Hitam, Destinasi Wisata Alam Aceh yang Instagramable

            Nama tempat ini Adalah Benteng Anoi hitam, sebuah kawasan yang terkenal dengan view dan sejarahnya secara bersamaan, target kesini dibarengi teman adalah pilihan saya dalam trip yang terhitung dadakan, siapa sangka tempatnya tidak mengecewakan sama sekali. Berangkat dalam keadaan terburu dan status turis baru, kami baru sadar tempat ini bersih dari tiket masuk dan bahkan tukang parkir, (memang rata-rata tempat wisata disini tidak ada uang masuk dan parkir) tempatnya juga terawat bersih dengan dua ruko yang tersedia. Tapi gk tahu dua atau tiga tahun lagi bakal berubah atau tidak. Oya posisi  tempatnya juga tersedia tempat beli makanan sekiranya ingin mampir makan sebelum menanjak, tapi bukan resto layaknya  di aceh herigate vintage ya, senormalnya tempat makan pinggir laut dengan mie pelengkap mungkin dan snack yang di jual diruko mini tersebut. Cocok buat berleha sekiranya tak sanggup menanjak untuk milihat Meriam peninggalan yang dimaksut atau untuk orang tua yang pegal encok menunggu anaknya mendaki sekiranya tak kuat. Langkah setapak setapak untuk melihat benteng yang di maksud sebenarnya tidak jauh mungkin kurang dari seratus juga.. menurut saya masih aman sekiranya eyang opa untu mencoba sekiranya sudah disini sayang sudah setengah jalan juga kalau dipikir.

Anoi Hitam, Destinasi Wisata Alam Aceh yang Instagramable
            Sebuah papan informasi petunjuk tertera sebelum menuju tangga, tempat ini adalah salah saksi bisu dari perang dunia ke 2 dimana benteng tersebut di bangun oleh sang nipon kala menduduki aceh pada tahun 1942 sampai 1945 yang bertujuan untuk menyimpan persenjataan dan juga untuk perlindungan atau pertahanan dari musuh, mengingat posisi yang strategis untuk pengintaian, sebuah Meriam sepanjang tiga meter pun masih tertanam di sana kala kami kunjungi, vibes teduh dan sejuk mengiringi setiap anak tangga sehingga tak membuat Lelah pada pendakian puluhan anak tangga tersebut. Terlihat ada tempat pernyimpanan yang masih terlihat kokoh sekalipun hampir hampir seabad umurnya, tentunya coretan alay remaja puber mewarnai tembok yang tidak bersalah itu, “Bocil” sebuah tulisan dengan stip x melekat di pintu luar, Dirly, ria, singkil dan bahkan nama instagram lebih berserak lagi memenuhi lengkap dengan @ nya, “siapa tahu mungkin nambah following” mikir mereka. (Berharap jadi selebgram jalur nama di coret di tempat bersejarah)

            Saya berlanjut mencari spot utama yang paling banyak diburu. Setelah melihat beragam hastag mengarah kesana, saya pun langsung meluncur cepat kala sadar view alam yang paling diminati untuk berpohoto terlihat. Langkah kaki saya sempat terjeda sejenak kala menemukan Meriam yang dimaksut, benda ini memang tertancap masih, namun ada bagian yang tiada, entah dilepas atau hilang dan rusak, ini adalah bagian yang paling startegis untuk menyerang tentunya. Buah jamu yang di beli di ruko bawah tiba - tiba terlihat ranup setelah terik penampakan matahari diantara rerumputan yang terlihat cerah merekah kini. Akhirnya saya turun kebawah menuju spot yang diincar, syukurnya tidak ramai orang kala itu jadi serasa layaknya property milik pribadi. Penampakan alamnya sungguh cantik, laut biru beradu dengan langit cerah dibarengin tanamam rumput rapi yang terpangkas dengan pohon sakti yang berdiri gagah seorang diri. Ya inilah yang dicari. Spot yang paling cantik berseliweran di tiktok kini.

Liburan ke Anoi Hitam Aceh: Daya Tarik, Rute, dan Tips Berkunjung
            Namun apesnya kali ini rasa kegembiraan sampai tak sadar membuat saya lupa mengabadikan photo. Lebih banyak berleha-leha sembari bernafas rileks menikmati pemandangan yang syahdu, dibarengi buah jambu yang dibeli teman kala di bawah sebelum menanjak, rasanya sangat manis diluar ekspetasi karena beli sedikit jadinya kebagian 2 buah saja tapi  rasanya terlihat membekas seakan perjalanan kali ini layaknya proses ngerujak di 8 tahun lalu, no gadget, ngerumpi ketawa sambil nguncyah tak berhenti  terlihat alami sekali perjalanan kali ini. (memang umumnya kalau sudah jalan jalan hp jadi no 2 tapi tidak pernah semiskin galeri wisata tempat ini) ada beberapa video tapi kala di bawa posisi mau mendaki, giliran ditempat utaman destinasi ini malah lupa dokumentasi, sayang sekali tapi momen memang tidak bisa dibeli, untungnya. ada 4  video tapi agak jelek karena rekam nya gk sadar kepanjangan ngerocos sambil ngunyah wkwk.    Anoi Hitam, Destinasi Wisata Alam Aceh yang Instagramable

TIPS TIPIS TIPIS!

  • Datang pagi atau sore untuk pencahayaan terbaik.
  • Bawa air minum sendiri diatas tidak ada penjual air 
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk naik tangga
  • pakai baju warna bertabrakan dengan alam. merah misalnya
  • siapkan sunblock + kipas mini daerah panas dan kulit gosong
  • terakhir Siapkan kamera… jangan sampai lupa seperti saya 😄


#wisataaceh #wisatasabang #anoihitam #wonderfulindonesia


18 comments:

  1. kebayang kalau siang panasnya sepeerti apa ya

    ReplyDelete
  2. astaga, kata pembukanya itu aku setuju banget. Ada beberapa draft di blog yg usianya sudah dua tahun. Aku sampai lupa feel yang didapat dari jalan2 itu saking udah kelamaan. Sampai ada tempat yang sudah ganti nama. Ohya, kalau menurutku berarti tempatnya memang menyenangkan buat leyeh2 dan dinikmati dalam diam (mungkin karena kepanasan). makanya sampai lupa buat foto2

    ReplyDelete
  3. Aceh sangat menarik untuk di kunjungi, wisata alam nya juga keren - keren, kebetulan tetangga saya juga asli orang aceh sering cerita tentang aceh, tentang hutannya yang masih asri, sayangnya Aceh jauh banget dari sini, semoga diberi kesempatan untuk bisa mengunjungi aceh, terutama 0 KM

    ReplyDelete
  4. Wajar mbak, kalau sampai lupa ambil foto banyak-banyak. Dengan pemandangan seindah itu, rasa-rasanya saya pun akan terpana dan lebih banyak berleha-leha sembari menikmati keindahan ciptaan-Nya sih.
    Apalagi kalau tempatnya penuh nilai historisnya macam ini, tentu lah bisa kita jadikan ajang napak tilas menarik seputar sejarah yang terjadi di Indonesia, hihihi.

    ReplyDelete
  5. Menarik Benteng Anoi Hitam ini bebas biaya retribusi atau biaya masuk kawasan wisata. View-nya pun indah, cakep, memanjakan mata.

    Ada kalanya, saking menikmati keindahan dan momen, jadi nggak banyak berfoto. Aku pun suka begitu dan emang seyogyanya hp jadi nomor kesekian kalau liburan hehehe. Istilahnya jadi lebih mindfulnes ya.

    ReplyDelete
  6. Cantik sekali benteng anoi itam ini yang merupakan tempat bersejarah sekaligus tempat wisata yang indah dan memang sebaiknya datang pagi atau sore ya karena kalau siang Selain panas dan cahaya juga Jadi kurang maksimal

    ReplyDelete
  7. Setuju kak, kalau jalan-jalan kek gini mah hape nomor 2, walau tetep bakal selalu di tangan karena buat mengabadikan momen maupun ambil konten. Meski yang utama adalah tetep menikmati pemandangannya dulu. Healing cakep, kapan lagi kan soalnya hehe

    ReplyDelete
  8. Benteng Anoi Hitam ini peninggalan Jepang ternyata ya. Pemandangannya dari atas memang masyaallah indahnya. Memanjakan mata sekaluli. Suka deh. Walaupun pasti naiknya butuh perjuangan hehehe...

    ReplyDelete
  9. Diriku ecinta pantai kak.... langsung kebayang keindahan view dari Benteng Anoi Hitam , pastinya memang juara ya kak, perpaduan sejarah meriam peninggalan Jepang dengan view laut birunya benar-benar bikin tenang.
    vibes perjalanannya yang no gadget dan lebih fokus menikmati momen ini agak langka menurutku, palgi di zaman sosmed yaaaaa kaya sekarang.
    Meski galeri jadi "miskin" foto, tapi pengalaman "ngerujak" jambu sambil ngobrol santai itu yang mahal harganya.

    ReplyDelete
  10. Baru tahu ada jejak peninggalan Jepang sampai ke Sabang. Dan Benteng Anoi Hitam ini menjadi saksi bisu di antara masa penjajan dulu. Ga kebayang ramenya benteng ini saat masa penjajahan dulu ya kak. Pasti banyak tentara hilir mudik mengawasi perairan di sana.

    Skrg view-nya makin cantik deh pantainya. Ini sih sekalian belajar sejarah dan healing tipis2 menikmati pantai indah seberang benteng. Jadi bisa mengingat perjuangan pahlawan kita dulu saat melawan pendudukan Belanda dan Jepang ya kak.

    ReplyDelete
  11. Jarang-jarang lho ada tempat wisata yang nggak ada Kang parkirnya. Mana ngga ada ticket masujnya pula. INI beneran?

    Terkadang memang gitu, Kak. Sibuk menikmati sekitar eh terus lupa dokumentasi

    ReplyDelete
  12. Wah cantik banget pemandangannya
    Emang bakal seru dan hepi ya klo nemu wisata hiddengem secantik ini
    Pasti pengen balik lagi ya mbak

    ReplyDelete
  13. Baru tahu ada benteng ini di sana, ternyata Jepang sampai sana buat menyimpan persenjataannya ya.
    BTW kadang emang kalau menikmati pemandangan tu maunya duduk dan melihat sekeliling, sampai lupa ya mbak mau mengabadikan dengan kamera.
    Tapi nggak pa pa sih justru liburannya jadi lebih mindfull :D
    Nah tipsnya menarik datang pagi atau sore biar nggak panas ya. Kalau sore keknya bisa bonus dapat senja, eh boleh sampai mendekati magrib nggak sih di sana?
    Trus paaki baju warna terang yang kontras sama tempat wisata, selain bagus buat dipoto juga memudahkan kalau pas nyasar untuk nyarinya kali ya :D

    ReplyDelete
  14. pemandangannya indah banget yaa. tapi sayang juga nih nggak ada foto bentengnya dari luar soalnya aku penasaran sama bentuk bentengnya. dan pastinya benteng ini memiliki nilai sejarah yang tinggi ya

    ReplyDelete
  15. Saya banget ini mbak, sering lupa foto-foto spot lokasi wisata yang dituju, kadang sudah rempong sendiri sama kiddos kalau ga gitu asyik menikmati suasana
    MasyaAllah cakep ya viewnya, lautnya biru banget, bersih

    ReplyDelete
  16. Aceh pun menyimpan catatan sejarah ini yaa..
    Kalau melihat viewnya, katanya pemilihan pembangunan Benteng Anoi hitam ini untuk bunker pertahanan yang tertimbun tanah dengan meriam besi di atas bukit, menghadap langsung ke Selat Malaka.

    Wow bangeet.. kalau sekarang uda ga menyimpan kengerian seperti fungsinya jaman dulu...

    ReplyDelete
  17. Samaaa kita mbaaa. Aku pun sering, dtgnya kapaaaan, nulisnya ntah tahun berapa 😂😂😂. Tapiiii setiap traveling, aku selalu rekam saat itu juga, ttg objek wisatanya, kuliner, hotel dll. Jadi rekaman suara itu aku save mba. So kalau dah mau ditulis, aku dengerin lagu voice notes ku. Makanya ga lupa.

    Kapanlah aku bisa ke Sabang ya. Betul2 nyesel dulu ga nyempetin kesini pas msh tinggal di Aceh.

    Issssh, kenapalah orang tangannya bisa merusaaak gitu. Dikira keren apa nama mereka atau nama IG ditulis di tempat2 bersejarah gini. Vandalisme banget. Malah ogah aku follow orang sampah begitu.

    ReplyDelete
  18. kebanyakan benteng dibangun dipinggir laut ya, jadi bisa melihat view lautan lepas yang biru seperti ini.
    Aku sendiri sepertinya baru denger ada wisata benteng Anoi Hitam di Sabang, tapi kalau tempat wisata lain di Sabang terutama untuk pulau atau destinasi yang sering disebut, pasti aku tau.
    sedih kalau ada dinding di tempat wisata yang dicoret-coret oleh pengunjung yang nggak bisa menjaga warisan wisata seperti ini. Kan jadi kotor gitu liatnya

    semoga aku ada kesempatan buat main ke Sabang, karena Sabang juga wishlist aku

    ReplyDelete