Tuesday, 18 August 2026

Pendakian Goh Leumo. Hoki dapat 3 Jenis Anggrek Hadiah setahun tak hikking

Setelah setahun lebih tidak mendaki, akhirnya momen check otot betis sampai fisik Kembali dalam mode on hari ini. Yaps akhirnya pendakian lagi!

Wisata Bukit Goh Leumo, Aceh besar

Nama  tempatnya Adalah Goh leumo, tempat ini punya magnet yang cukup besar untuk saya dari tahun lalu yang baru kesampaian tahun ini, Alhamdulillah terpenuhi juga. Saya cukup bersemangat untuk trip kali ini setelah tahun lalu juga di bulan Agustus melakukan pendakian, namun kali ini saya berangkat dalam mode wasawas karena perjalana yang cukup jauh dari daerah saya “kita kumpul jam stengah 7 di warkop arah keutapang ya” sebuah notif dari group trip muncul malamnya sebelum trip besok. Sejujurnya  shock karena pemberitahuan tiba-tiba berubah dari jam 7 ke jam stengah 7 ini saya harus berangkaat subuh berarti setengah kesal saya minta Solusi karena terlalu telat pemberitahuan, seadaianya bisa lebih cepat pemberitahuan saya bisa nginap di rumah kakak yang jaraknya lebih dekat. “kak ini kami yang jauh perlu solusi, tolong jangan pemberitahuan saja ya.” Akhirnya saya yang maniak silent reader di group muncul.  Solusi jam tidak jadi ganti tapi waktu turun bakal lebih dipercepat karena ada anak laki juga ingin camping dan tidak boleh telat dalam artian berpaspasan. Ok saya merasa aman.
Wisata Bukit Goh Leumo, Aceh besar

Akhirnya di hari H perjalanan saya gedebak gedebuk juga karena ternyata setingkat jam 7 saja jalanan masih gelap penampakan batang hidung manusia hanya sesekali. Benar benar kota slow living sih. Saya berkendara buru- buru karena harus isi bensin dan jajanan dulu untuk bekal pendakian. Dan lucunya setelah prediksi yang saya buat waktunya ternyata mepet, kalau saya beli gak kekejar akhirnya saya nitip keteman sembari melaju terus, berharap bensin aman sampai tujuan alias isi waktu pulang.

Dan taraaa Ketika saya telat 5 menit dilokasi ternyata cukup banyak yang belum sampai alias jam seret  kembali berlaku, padahal saya sudah ngebut dengan kecepatan 80 km karena mikir telat dan jalanan masih sepi juga. Akhirnya saya memilih makan pagi dengan nasi yang saya titip beli sama teman saya, dan sampai habis nasi pun belum final. Singkat cerita kita  berangkat setengah delapan juga. Well well well.

trek pendakian wisata goh leumo

    Kami mendaki dibuka dengan anak tangga yang jumlah jumlah puluhan, perjalanan diringin beragam sapa tawa dan kenalan, sesekali bercekrek dengan Lokasi yang masih aman. Mul teman setrip yang perdana pendakian sudah mulai menabung video dengan beragam tren yang telah dikumpulkan. Cuaca yang cukup Terik membuat saya melihatnya kepanasan karena memakai hodie yang sangat tebal, setingkat saya saja yang kurus dan memakai jaket tipis memilih membuka jaket alias modal baju oblong/ lengan pendek, memang banyak nyamuk tapi rasa panas membuat saya mengambil resiko tersebut. Disinilah kelebihan trip Perempuan, buka jilbabpun aman karna anak laki gk ada.

 

Tiba tiba dua puluh lima menit setelah turun panitianya telah menyusul kami. Shock terlalu cepat rasanya. Kami bahkan belum berhasil menyusul Panitia rombongan tengah. Akhirnya Kembali disatukan dengan panitia rombongan akhir, siapa sangka bisa secepat itu. Bincang bincang dengannya ketahuan jikalau ia bahkan sudah menaklukan leuser pantesan sih jalannya cepat banget dan ternyata atlet juga, jadi wajar fisiknya Tangguh dan cukup bawa tim 2 orang teman sebagai mitra untuk menghadandle trip yang jarak pendakian 6 jam an naik turun atau setara 9 km kalau intip healty app.

Perjalanan terlihat rileks sesekali saya bertanya berapa menit lagi kisaran ternyata 2 jam lagi masih, sangat lama dari prediksi. Akhirnya mengencangkan ikan jaket di pinggang saya mulai bergerak lebih cepat sendiri dengan harapan bisa mengejar panitia rombongan Tengah, namun agak sulit karena berjalan seorang diri meninggalkan rombongan belakang menuju ketengah mata saya malah terhipnotis pada setiap Semak yang punya kejutan. Ada saja hal indah yang bikin terpana akhirnya Kembali mode hunting bunga, tumbuhan dan motret seperti biasa.  Tim belakang tidak napak yang depan semakin jauh. Feelnya seperti saya melakukan pendakian seorang diri, syukurnya ada jejak manusia yang bisa ditemukan setiap trek jadi aman walau sendiri. Ketakuan saya Cuma satu ada ular saja sih karena ternyata tadi ada yang ketemu ular pohon ternyata.

Saya berjalan dengan cepat tapi tetap sesekali berhenti untuk berburu tanaman. percaya atau tidak saya menemukan 3 jenis anggrek dalam trip kali ini sebuah keberuntungan yang jarang saya dapatkan,. Minusnya kacamatan saya jatuh dan bros karena saya buka jilbab kepanasan. Kalau dipikir saya gk sepenuhnya beruntung juga sih seperti trip sebelumnya. Belum lagi waktu pulang kaus kaki saya bercak darah ternyata kaki saya luka gara gara kesandung terlalu banyak tentengan.

Rute trip sendiri punya pola mudah mudah kemudian sulit. Saya akan pilih pegal karena trek berbatu  dibandingkan trek sulit ini yang cukup tandus bahkan ada tali yang membantu pegangan karena cukup curam ditambah jenis tanah yang tidak padat. Salutnya dengan tentengan rempong saya bisa turun dengan selamat karena banyak banget tanaman yang saya pungut dengan tas yang sudah cukup perat.  Akhirnya saya sampai ke puncak dengan melurusakn kaki penampakan kota lhoknga terlihat jelas dan indah sekali. Cuaca mendukung ditambah sinyal internet pun masuk, benar benar paket lengkap. Tapi saya memilih istiraha alih alih makan atau photo terus.

penampakan laut lhoknga dari ketinggian bukit goh leumo
penampakan laut lhoknga dari ketinggian bukit goh leumo

Tidak terasa mul menyusul. Ia yang ektrovert ekstrim terlihat jadi pendiam, padahal dari tadi dia berteriak berulang untuk melepas stress katanya. Sepertinya tenaganya pun mulai terkuras habis, Syukur Syukur tidak balik, karena yang saya khawatirkan untuk orang perdana agak banyak ngeluh ditambah ia cukup berisi. Ia pun mengisi tenaga dengan burger potongannya tidak besar namun tenaga seakan terisi penuh. Selesai makan ia langsung mengajak photo kebawah. Mengingat banyak antrian akhirnya saya ikutan turun karena khawatir makin telat cuaca gk mendukung.

  Perlengkapannya  lengkap tas, tongkat  sampai Sepatu baru dan kecamata double benar-benar membuat saya dibikin takjub, ini anak seefort itu. Semoga gk minta turun ditengah jalan karena perdana dan ternyata memang bukan dia yang turun  tapi nak lain, setelah perjalanan 30 menit kurang lebih sudah ada yang gk kuat dan berakhir di antar oleh panitia. Syukurnya belum terlalu jauh karena panitia hanya Wanita karena trip kali ini girl only. Kami bergegas mempercepat Langkah karena panitia yang posisi di belakang sebagai petunjuk kami sudah turun dulu akhirnya opsi kami mengejar panita di rombongan tengah.

 Dia terlihat excited. Tapi antrian cukup Panjang ternyata, siapa sangka ada rombongan lain juga disana. Heranya sembari menunggu ia sudah bekenalan lagi dengan orang baru. Tidak heran kalau saya menyebutnya ekstrovert ekstrim. Personal branding nya kini Adalah utee tren tiktok yang lagi viral. Oya Goh leumo sendiri merupakan bukit yang berada di Kawasan aceh besar dengan ketinggian 812 mdpl.  Penampakan aceh besar dan laut lhoknga ada obat lelah setelah pendakian. Menariknya internet juga masuk di atas sehingga bisa updte story atau live langsung. Tempat ini juga sering dijadikan camp tapi hanya untuk laki-laki. Spot sunrise disini tentunya sangatlah cantik, melihat tidak ada penghalan sama sekali penamapakan ke arah gunong seulawah.

Tiba -tiba saya melihat sepasang burung rongkang, mereka terbang dari jauh yang tiba tiba memhancurkan lamunan saya yang sedang memperhatikan pose-pose para member lain. Sayapun segera mengambil hp untuk merekam tapi camera yang tidak premium membuatnya terlihat seperti titik jika tidak mengunakan mata langsung, jadi kabur merusak mood. Setidaknya mereka Lestari di Kawasan itu.

Akhirnya moment kami pun tiba, siapa sangka di moment sendiri juga merasa kesulitan. Saya jadi juru potreT mulu Karena dia blg saya ambil photo jelek, akhirnya berulang saya tak photo untuk satu pose sampai dia merasa pun, disini saya mulai jengkel karena saya tidak semaniak itu, Beberapa photo saja sudah cukup.. itupun pakai hpnya karena lebih hd.. Bahkan gambar saya yang dia ambil tidak saya cek karena saya gk terlalu narsis . Akhirnya saya mulai kesal karena kewalahan namun saya coba berpikir positif karena ia perdana hiking jadi pasti excited wajar pengen banyak stock photo karena belum tentu nanti ikut lagi. Singkat cerita sampai dirumah dan di kirim photo ternyata dia  becusn’t alias mayoritas jelek semua di ambil photo ku. Kalau gk mata ketutup gak focus. Syukur Syukur dapat anggrek jadi mood ku gk terlalu buruk.

 #hikking #outdoor #trip #adventure #granola #aceh #acehbesar 

 

 


No comments:

Post a Comment